kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pasokan Air Hotel Jemaah Haji di Makkah Sempat Terganggu, Kini Sudah Normal


Rabu, 06 Mei 2026 / 15:07 WIB
Pasokan Air Hotel Jemaah Haji di Makkah Sempat Terganggu, Kini Sudah Normal
ILUSTRASI. Jasa pendorong kursi roda jamaah calon haji (ANTARA FOTO/Citro Atmoko)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID – MADINAH. Pasokan air di Hotel Al Asalah Al Bakkiya Misfalah yang menjadi lokasi menginap jemaah haji Indonesia di Makkah, sempat terhenti pada Selasa (5/5/2026) dini hari. Namun, kondisi tersebut kini telah kembali normal.

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) memastikan aliran air sudah pulih setelah dilakukan penanganan bersama pihak hotel.

Sekretaris Sektor 7 Daerah Kerja (Daker) Makkah Salamun Ali Mafaz mengatakan, gangguan diketahui setelah adanya laporan dari jemaah sekitar pukul 02.00 waktu setempat.

Baca Juga: Jangan Paksakan Diri, PPIH Ingatkan Pahala Salat di Hotel Setara di Masjidil Haram

“Saya mendapat informasi dari kloter sekitar pukul 2 pagi. Kami langsung bergerak karena air merupakan kebutuhan dasar jemaah,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).

Ia menegaskan, tim sektor segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan berkoordinasi bersama penghubung akomodasi dan manajemen hotel.

“Begitu ada laporan, langsung kami tindak lanjuti. Kami tidak abai,” tegasnya.

Menurut Ali, pihak penghubung akomodasi telah bertemu dengan manajemen hotel pada Selasa pagi untuk memastikan perbaikan dilakukan secara menyeluruh. Ia juga meminta agar kebutuhan jemaah menjadi prioritas utama.

“Kami minta dipastikan selesai hari ini. Jangan sampai dibiarkan karena ini layanan pokok,” katanya.

Baca Juga: Ini Jadwal Sidang Isbat 1 Dulhizah, Cek Tanggal Idul Adha 2026 Muhammadiyah

Ali menjelaskan, sebelum jemaah menempati hotel, tim sektor telah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh fasilitas.

Pemeriksaan mencakup kelistrikan, pasokan air, sanitasi, fasilitas ibadah, hingga kelayakan tempat tidur dan perlengkapan kamar.

“Semua sudah melalui checklist dan dipastikan siap sebelum jemaah datang,” jelasnya.

Tim juga melakukan pengecekan detail di setiap kamar, termasuk potensi kerusakan teknis seperti kran, lampu, dan saluran air.

Jika ditemukan kendala, perbaikan langsung dikoordinasikan dengan pihak hotel.

“Kalau ada yang tidak layak, tidak kami berikan ke jemaah,” ujarnya.

Baca Juga: 47 Kali Berhaji, KH Shodiq Berkisah tentang Ujian dan Kesabaran

Meski demikian, Ali mengakui gangguan teknis seperti mati air atau listrik tetap bisa terjadi di luar kendali.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, tim sektor telah menyiapkan langkah mitigasi, termasuk memastikan ketersediaan penampungan air dan genset sebagai cadangan.

“Kami sudah antisipasi, tetapi hal teknis tetap bisa terjadi,” katanya.

Hotel Al Asalah Al Bakkiya sendiri memiliki kapasitas sekitar 1.744 jemaah. Hingga saat ini, hotel tersebut baru dihuni tiga kelompok terbang (kloter) dengan total sekitar 900 jemaah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×