kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Pasca Suryadharma, KPK bidik anggota DPR


Kamis, 03 September 2015 / 22:10 WIB


Sumber: TribunNews.com | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Dalam dakwaan Suryadharma Ali, sejumlah nama-nama anggota DPR turut serta didakwa bersama-sama melakukan perbuatan hukum.

Mukhlisin, Hasrul Azwar, Ermalena, dan Mulyanah, disebutkan menunjuk orang-orang tertentu yang tidak memenuhi persyaratan menjadi Petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Indriyanto Seno Adji mengatakan pihaknya akan mengembangkan kasus tersebut.

"Pengembangan sudah dilakukan karena itu muncul nama tersebut," ujar Indriyanto, Kamis (3/8/2015).

Walau demikian, pria yang akrab disapa Anto itu mengungkapkan pihaknya akan menunggu putusan pengadilan terlebih dahulu.

"Namin yang terpenting adalah putusan pengadilan nantinya yang akan tetap atau meniadakan "deelneming" atas peran nama-nama tersebut," ujar Anto.

Anto berkilah sebelum ada putusan yang berkekuatan hukum tetap, nama-nama yang disebut dalam dakwaan Suryadharma Ali belum bisa diminta pertanggungjawabannya.

Terkait kasus korupsi penyelenggaraan ibadah haji, Suryadharma didakwa telah memperkaya dirinya sendiri sebesar Rp 1.821.698.840. (Eri Komar Sinaga)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×