kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Panitia pastikan 14 calon DK OJK sudah diklirkan


Rabu, 30 Mei 2012 / 16:39 WIB
ILUSTRASI. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/aww.


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Edy Can

JAKARTA. Panitia seleksi calon Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan 14 orang nama yang dikirimkan ke DPR telah melalui proses klarifikasi. Ketua Panitia OJK Agus Martowardojo memastikan calon-calon tersebut telah diklarifikasi termasuk mengenai adanya transaksi mencurigakan.

Panitia seleksi mengaku telah meminta informasi dari Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Pasar Modal, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Badan Intelejen Negara (BIN) dan juga Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). "Saya tidak sebut nama, namun seluruhnya telah melakukan proses klarifikasi," tegas Agus, Rabu (30/5).

Begitu pula dengan nama-nama yang diusulkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. "Saat Presiden melakukan evaluasi, seluruh informasi-informasi sudah kami peroleh. Tentu sudah kami klarifikasi kepada yang bersangkutan," tegas Agus yang juga menteri keuangan ini.

Sebelumnya, Komisi XI DPR mengatakan, ada calon Dewan Komisioner OJK yang memiliki transaksi keuangan. Laporan ini disampaikan oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Wakil Ketua Komisi XI DPR Harry Azhar Azis mengaku sudah mengantongi nama calon tersebut. Dia mempertanyakan mengapa calon yang diusulkan presiden ini bisa lolos ke DPR.

Komisi XI DPR akan mengusut transaksi tersebut dengan meminta keterangan tambahan dari PPATK dan Badan Intelijen Nasional (BIN). Asal tahu saja, Komisi XI DPR akan mulai melakukan fit and proper test calon Dewan Komisioner OJK mulai 7 Juni mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×