kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.627.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.639   -18,00   -0,10%
  • IDX 6.673   53,78   0,81%
  • KOMPAS100 874   8,34   0,96%
  • LQ45 663   6,64   1,01%
  • ISSI 233   1,67   0,72%
  • IDX30 370   3,27   0,89%
  • IDXHIDIV20 457   2,72   0,60%
  • IDX80 100   0,94   0,95%
  • IDXV30 127   0,61   0,49%
  • IDXQ30 118   0,76   0,65%

Ojol akan demo di pembukaan Asian Games, Menhub: Jangan dipolitisasi


Selasa, 07 Agustus 2018 / 14:42 WIB
ILUSTRASI. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah mengimbau untuk tidak mempolitisasi isu demo bagi ojek online (ojol) yang dilakukan pada Asian Games 2018. Sebab, kenaikan tarif yang diminta itu sebetulnya telah dipenuhi oleh aplikator.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pemerintah sebetulnya tidak boleh ikut serta dalam hal ini. Tapi, dirinya tetap concern dengan melakukan observasi ke aplikator.

"Dari komunikasi kami dengan aplikator, ternyata ada missing link, disampaikan oleh para aktivis ojol itu bahwa mereka minta (kenaikan) Rp 2.000, sekarang ini baru Rp 1.600," jelasnya saat ditemui di Kompleks istana kepresidenan, Selasa (7/8).

Tapi ternyata, lanjut Budi, aplikator mengaku telah memberikan tarif diatas Rp 2.000. "Jadi apa yang diminta, sudah dipenuhi," jelas dia.

Maka itu, ia meminta kepada driver ojol untuk tidak mempolitisir. Apalagi, demo tersebut bertepatan dengan pagelaran Asian Games 2018, 18 Agustus nanti.

Jadi kalau mau naik lagi, menurut Budi justru hal itu menjadi boomerang tersendiri bagi driver ojol. Pasalnya, jika tarifnya lebih dari Rp 2.000 maka akan sama dengan tarif taxi yang sebesar Rp 3.000.

"Kalau ojol sampai Rp 3.000 pasti bilang aku gak mau naik ojol lagi, karena memilih taxi," tambah dia.

Maka itu, dengan kesediaan aplikator untuk menetapkan lebih dari Rp 2.000 sepertinya sudah tercapai. Sehingga ia mengharapkan semestinya sudah berjalan dengan baik. 

Adapun sebetulnya, pemerintah mengaku sudah sangat insentif melakukan pertemuan-pertemuan, baik dengan driver ojol ataupun aplikator. Atas pertemuan itu pun, ia bilang aplikator sudah mengikuti apa yanh diharapkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×