kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

November, Jokowi naikan harga BBM subsidi 50%


Senin, 22 September 2014 / 22:30 WIB
Asing Banyak Menjual Saham-Saham Ini Saat IHSG Terkoreksi pada Rabu (5/4)


Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto

SINGAPURA. Pemerintahan Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) merencanakan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi pada bulan November. Kenaikan diperkirakan mungkin sekitar 50%.

Hal itu dikatakan penasehat senior Jokowi, Jenderal (purn) Luhut Pandjaitan sore ini, Senin (22/09) ketika diundang menyampaikan kuliah terbuka Rajaratnam School of International Studies (RSIS) di Singapura. "Kenaikan ini tidak bisa ditunda-tunda lagi" tegas Luhut.

Mantan Duta Besar Indonesia untuk Singapura ini menjelaskan subsidi yang selama ini membengkakkan anggaran negara haruslah segera dialihkan ke pembangunan infrastruktur dan pemerataan akses pendidikan dan kesehatan.

Ketika ditanya apakah Jokowi yang selama ini terkenal populis akan berani mengeksekusi kebijakan non populis ini, Luhut menjawab dengan santai.

"Saya percaya masyarakat akan mengerti, Pak Jokowi melakukan bukan untuk kepentingan kelompok tetapi kepentingan rakyat, wajar jika kelak ada demonstrasi kecil, tetapi yang pasti rakyat kelak yang menikmati," ujar Luhut.

Untuk mencegah melonjaknya inflasi, Jenderal dari kesatuan Kopassus ini menambahkan Bantuan Langsung Tunai akan diberikan ke masyarakat yang membutuhkan. (Kontributor Singapura, Ericssen)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×