CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Larangan penjualan BBM subsidi di tol, tak berefek


Jumat, 19 September 2014 / 18:20 WIB
ILUSTRASI. Bunga aster jadi tanaman hias bunga untuk kado hari Paskah. 


Reporter: Agus Triyono | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Larangan penjualan bahan bakar (BBM) subsidi di jalan tol belum lama ini ternyata tidak berdampak banyak pada peningkatan penggunaan BBM non subsidi di jalan tol. Senior Vice President Fuel Marketing and Distribution Pertamina Suhartoko mengatakan, peningkatan penjualan BBM non subsidi hanya terjadi pada hari pertama dan ke dua pemberlakuan larangan.

Setelah dua hari, praktis larangan penjualan BBM subsidi di jalan tol tidak membuahkan hasil. Sebab masyarakat mengakali kebijakan pemerintah tersebut dengan membeli BBM bersubsidi sebelum atau sesudah jalan tol. "Orang Indonesia pintarnya di situ, kalau ada yang murah kenapa harus beli yang mahal," katanya kepada KONTAN, Jumat (19/9).

Meskipun tidak memberikan dampak, Suhartoko mengatakan bahwa sampai saat ini pihaknya tidak bisa menghentikan kebijakan tersebut. Sebab kebijakan penghentian tersebut sepenuhnya berada di tangan pemerintah. "Kami hanya pelaksana saja," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×