kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   20.000   0,73%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Nilai Tukar Petani pada Februari 2024 Naik 2,28%, Ini Pendorongnya


Sabtu, 02 Maret 2024 / 05:30 WIB
Nilai Tukar Petani pada Februari 2024 Naik 2,28%, Ini Pendorongnya
ILUSTRASI. Petani menjemur padi di Bogor, Jawa Barat, Minggu (12/11/2023). (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) secara nasional pada Februari 2024 sebesar 120,97. 

Angka ini meningkat 2,28% dibandingkan NTP pada bulan sebelumnya yakni sebesar 118,27 pada Februari 2024.

Deputi Bidang Statistik Produksi BPS M Habibullah mengungkapkan bahwa peningkatan NTP pada Februari 2024 disebabkan Indeks Harga yang Diterima Petani (lt) naik sebesar 2,89% lebih tinggi dibandingkan kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (lb) sebesar 0,59%.

Baca Juga: Jumlah Kunjungan Wisman Capai 927.000 di Januari 2024, Tertinggi Dalam 4 Tahun

"Empat komoditas yang mempengaruhi kenaikan lt nasional adalah gabah, jagung, kelapa sawit dan karet," ujar Habibullah dalam Konferensi Pers, Jumat (1/3).

Habibullah mengatakan, peningkatan NTP tertinggi terdapat pada subsektor tanaman pangan yang tercatat 120,30 atau meningkat 3,57%, Holtikultura  tercatat 119,14 meningkat 1,49%, Tanaman Perkebunan Rakyat (NTPR) tercatat 136,40% atau meningkat 1,55%, dan Peternakan tercatat 100,79 atau meningkat 0,29%.

Peningkatan NTP pada Februari 2024 ini juga diikuti oleh peningkatan Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) yang mengalami kenaikan 2,74% yakni sebesar 123,32 dibandingkan Januari 2024.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×