Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai total impor Indonesia pada Desember 2025 mencapai US$ 23,83 miliar, meningkat 10,81% secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$ 21,51 miliar.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan, kenaikan impor pada Desember 2025 terutama didorong oleh peningkatan impor nonmigas dan impor migas.
Dalam rinciannya, nilai impor migas tercatat sebesar US$ 3,35 miliar, atau naik 1,71% yoy dibandingkan Desember 2024 yang sebesar US$ 3,30 miliar.
Baca Juga: BPS Catat Defisit Perdagangan RI-China Tembus US$ 20,50 Miliar Sepanjang 2025
Sementara itu, nilai impor nonmigas tercatat sebesar US$ 20,48 miliar, tumbuh 12,46% yoy dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$ 18,21 miliar.
“Peningkatan nilai impor secara tahunan tersebut terutama didorong oleh peningkatan impor nonmigas, dengan andil sebesar 10,55%,” ujar Ateng dalam konferensi pers, Senin (2/2/2026).
Berdasarkan penggunaan barang, BPS mencatat seluruh kelompok impor mengalami peningkatan secara tahunan pada Desember 2025. Impor barang konsumsi tercatat naik 4,56% yoy, sementara impor bahan baku atau bahan penolong meningkat 5,58% yoy.
Baca Juga: BPS Catat Surplus Neraca Dagang Desember 2025 Menyusut Jadi US$ 2,51 Miliar
Adapun impor barang modal menjadi pendorong utama kenaikan impor pada Desember 2025. Nilai impor barang modal melonjak 34,66% yoy dibandingkan Desember 2024, dengan andil sebesar 6,36% terhadap pertumbuhan total impor.
Selanjutnya: Deretan Mobil Baru Siap Ramaikan IIMS 2026, dari Hybrid hingga SUV Listrik
Menarik Dibaca: Tatjana dan Fadi Alaydrus Jadi Perbincangan Netizen dalam Drama Tiba-Tiba Brondong
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













