kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   19.000   0,67%
  • USD/IDR 17.095   50,00   0,29%
  • IDX 6.969   -20,27   -0,29%
  • KOMPAS100 958   -7,01   -0,73%
  • LQ45 701   -6,78   -0,96%
  • ISSI 249   -0,42   -0,17%
  • IDX30 382   -5,80   -1,49%
  • IDXHIDIV20 472   -9,07   -1,89%
  • IDX80 108   -0,81   -0,74%
  • IDXV30 131   -2,02   -1,53%
  • IDXQ30 124   -2,26   -1,79%

Muncul Rumor APBN Mampu Bertahan 2 Minggu, Menkeu Purbaya Angkat Bicara


Selasa, 07 April 2026 / 10:38 WIB
Muncul Rumor APBN Mampu Bertahan 2 Minggu, Menkeu Purbaya Angkat Bicara
Kinerja apbn defisit (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: kompas.com | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap solid di tengah lonjakan harga minyak dunia.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah keras isu yang menyebut APBN hanya mampu bertahan dua minggu jika harga energi terus meningkat.

Purbaya mengungkapkan, kabar tersebut sempat beredar bahkan di lingkungan internal Kemenkeu sendiri, terutama saat harga minyak global melonjak akibat konflik di Timur Tengah.

Ia menyayangkan munculnya spekulasi tersebut karena dinilai tidak berdasar dan berpotensi menimbulkan kekhawatiran yang tidak perlu.

Baca Juga: Purbaya Angkat Bicara Terkait Mundurnya Direktur Utama BEI Iman Rachman

“Jadi tidak benar kalau APBN hanya kuat dua minggu. Kita sudah hitung semuanya dan anggaran kita masih aman,” tegas Purbaya dalam rapat bersama Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/4/2026).

Ia menjelaskan, pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif untuk meredam dampak kenaikan harga minyak, termasuk melalui simulasi fiskal yang dilakukan secara berkala.

Dalam simulasi tersebut, Kemenkeu menguji ketahanan APBN pada berbagai skenario harga minyak, mulai dari US$ 80 hingga US$ 100 per barel, lengkap dengan strategi mitigasinya.

Hasilnya, meski harga minyak berada di level tinggi, defisit anggaran dipastikan tetap terjaga di kisaran 2,9% terhadap produk domestik bruto (PDB). Angka ini masih dalam batas aman sesuai target pengelolaan fiskal pemerintah.

Selain itu, pemerintah juga telah menyiapkan langkah efisiensi dan penghematan belanja negara, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dan hasil koordinasi lintas kementerian.

Baca Juga: Rumah Pejabat Pajak Digeledah, Menkeu Purbaya Minta Kejagung Tunjukkan Bukti Kuat

Kebijakan ini menjadi bagian dari bantalan fiskal untuk menjaga stabilitas APBN di tengah tekanan global.

Purbaya menambahkan, dengan berbagai skenario dan langkah mitigasi yang telah disiapkan, pemerintah tetap mampu menjaga stabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tanpa memberikan tekanan berlebihan pada anggaran negara.

Menurutnya, APBN saat ini masih memiliki ruang yang cukup untuk menyerap gejolak, bahkan dalam skenario terburuk sekalipun ketika harga minyak melampaui asumsi awal.

Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa kekhawatiran terkait ketahanan fiskal yang hanya bertahan dalam hitungan minggu tidak memiliki dasar yang kuat.

Sumber: https://money.kompas.com/read/2026/04/07/075143126/di-depan-dpr-purbaya-tepis-isu-yang-sebut-apbn-hanya-tahan-2-minggu?source=headline.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×