kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.796.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.358   4,00   0,02%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

MPR dorong pendidikan politik kepada masyarakat


Kamis, 15 Agustus 2013 / 14:08 WIB
ILUSTRASI. Pedagang menunggu calon pembeli daging di sebuah kios daging pasar tradisional Jakarta, Kamis (10/3/2022). KONTAN/Fransiskus SImbolon


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Wakil Ketua MPR, Hajrianto Y Thohari, mendorong agar partai politik memberikan pendidikan politik menyangkut pelaksanaan Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 dan Pemilu Presiden (Pilpres) pada 2014.

"Pendidikan politik itu penting agar masyarakat memiliki informasi terkait hak-hak politik yang dimilikinya," ujar Hajrianto saat dijumpai KONTAN di Gedung MPR, Kamis, (15/8).

Hajrianto bercerita, dirinya baru saja menghadiri acara penerimaan mahasiswa baru di Universitas Indonesia (UI).  Di acara itu, juga diselingi sosialisasi persiapan pelaksanaan pemilu 2014. "Seharusnya acara seperti itu juga dilakukan oleh parpol-parpol peserta pemilu," ujar Politisi Golkar tersebut.

Menurut Hajrianto, saat ini kesadaran parpol untuk melakukan pendidikan politik kepada masyarakat masih sangat rendah. Padahal, kegiatan semacam ini akan dapat menekan jumlah pemilih golongan putih (golput) dalam pelaksanaan Pemilu 2014. "Pendidikan politik sangat penting untuk mencerdaskan pemilih, terutama pemilih pemula," kata Hajrianto.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×