kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.734   15,00   0,08%
  • IDX 6.255   247,31   4,12%
  • KOMPAS100 831   37,01   4,66%
  • LQ45 625   27,23   4,56%
  • ISSI 213   7,03   3,41%
  • IDX30 354   15,20   4,48%
  • IDXHIDIV20 435   17,42   4,17%
  • IDX80 94   4,30   4,80%
  • IDXV30 116   2,90   2,56%
  • IDXQ30 114   4,59   4,21%

Meski UN dibatalkan, tapi sekolah bisa tetap menggelar ujian sekolah


Selasa, 24 Maret 2020 / 13:47 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim saat konferensi pers terkait dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Kementerian Keuangan, Jakarta (10/2/2020).


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

Soal ujian pun disesuaikan dengan materi pelajaran tanpa memaksakan seluruh capaian kurikulum. Hal itu melihat kegiatan belajar mengajar yang terhambat akibat Covid-19.

Selain itu, opsi penggunaan nilai rapor selama 5 semester terakhir juga bisa digunakan. Nadiem memastikan tidak adanya UN tidak akan mengganggu penerimaan peserta didik baru (PPDB).

Baca Juga: Ini tiga opsi yang yang ditawarkan Jokowi terkait Ujian Nasional 2020

"PPDB, bahwa 70% dari penerimaan siswa ini kan sudah zonasi, sudah seharusnya berdasarkan area," terang Nadiem.

Sementara itu sisanya menggunakan jalur prestasi. Jalur prestasi itu bisa menggunakan nilai rapor 5 semester terakhir atau pun prestasi akademik dan non akademik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×