kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Meski UN dibatalkan, tapi sekolah bisa tetap menggelar ujian sekolah


Selasa, 24 Maret 2020 / 13:47 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim saat konferensi pers terkait dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Kementerian Keuangan, Jakarta (10/2/2020).


Reporter: | Editor: Noverius Laoli

Soal ujian pun disesuaikan dengan materi pelajaran tanpa memaksakan seluruh capaian kurikulum. Hal itu melihat kegiatan belajar mengajar yang terhambat akibat Covid-19.

Selain itu, opsi penggunaan nilai rapor selama 5 semester terakhir juga bisa digunakan. Nadiem memastikan tidak adanya UN tidak akan mengganggu penerimaan peserta didik baru (PPDB).

Baca Juga: Ini tiga opsi yang yang ditawarkan Jokowi terkait Ujian Nasional 2020

"PPDB, bahwa 70% dari penerimaan siswa ini kan sudah zonasi, sudah seharusnya berdasarkan area," terang Nadiem.

Sementara itu sisanya menggunakan jalur prestasi. Jalur prestasi itu bisa menggunakan nilai rapor 5 semester terakhir atau pun prestasi akademik dan non akademik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×