kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.800.000   35.000   1,27%
  • USD/IDR 17.668   -8,00   -0,05%
  • IDX 6.095   -223,56   -3,54%
  • KOMPAS100 805   -27,79   -3,34%
  • LQ45 616   -14,28   -2,26%
  • ISSI 214   -11,19   -4,97%
  • IDX30 352   -8,00   -2,22%
  • IDXHIDIV20 439   -9,68   -2,16%
  • IDX80 93   -3,02   -3,15%
  • IDXV30 121   -3,14   -2,53%
  • IDXQ30 115   -2,35   -2,00%

Ini tiga opsi yang yang ditawarkan Jokowi terkait Ujian Nasional 2020


Selasa, 24 Maret 2020 / 11:59 WIB
ILUSTRASI. Sejumlah siswa mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Idi, Kabupaten Aceh Timur, Aceh, Selasa (17/3/2020). Pemerintah Aceh telah mengeluarkan kebijakan meliburkan seluruh sekolah untuk mengantisipasi


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Presiden Joko Widodo menggelar rapat terbatas untuk membahas pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun 2020.

Jokowi mengusulkan tiga opsi terkait dengan kebijakan UN 2020. Tiga opsi tersebut disampaikan melihat penyebaran virus corona (Covid-19) yang ada saat ini.

Baca Juga: Jokowi: Tukang ojek, supir taksi, hingga nelayan dapat relaksasi cicilan kredit satu

"Harus segera diputuskan dan ada tiga opsi yang dapat kita pilih apakah UN tetap dilaksanakan, kedua apakah UN ditunda waktunya, atau ketiga ditiadakan sama sekali," ujar Jokowi saat membuka rapat terbatas melalui video conference di Istana Merdeka, Selasa (24/3).

Sebelumnya terdapat 8,3 juta siswa yang akan mengikuti UN tahun ini 106.000 satuan pendidikan. Angka itu baik untuk siswa SD, SMP, mau pun SMA.

Baca Juga: Jokowi hitung skenario ringan hingga berat dampak virus corona




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×