kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Meski Menurun, Cadangan Devisa Dinilai Masih dalam Level Aman


Selasa, 07 November 2023 / 18:38 WIB
Meski Menurun, Cadangan Devisa Dinilai Masih dalam Level Aman
ILUSTRASI. Bank Indonesia (BI) mencatat, cadangan devisa Indonesia sekitar US$ 133,1 miliar pada Oktober 2023. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/aww/18.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Cadangan devisa Indonesia kembali tergerus pada Oktober 2023. Bank Indonesia (BI) mencatat, cadangan devisa Indonesia sekitar US$ 133,1 miliar pada Oktober 2023, turun 1,33% dibanding bulan sebelumnya. 

Penurunan cadangan devisa tersebut didorong oleh kebutuhan stabilisasi nilai tukar rupiah, di tengah makin meningkatnya ketidakpastian di pasar keuangan global. 

Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Pengelolaan Moneter BI Edi Susianto mengungkapkan, meski menurun, posisi cadangan devisa saat ini masih cukup. 

Baca Juga: Kebutuhan Intervensi Rupiah Masih Besar, Cadangan Devisa Mungkin Susut Lagi

"Posisi cadangan devisa masih berada dalam level yang sangat aman," tegas Edi kepada Kontan.co.id, Selasa (7/11). 

Edi menambahkan, penurunan cadangan devisa ini memang ini seiring dengan kewajiban BI. Menurutnya, menjaga stabilnya suplai maupun permintaan valuta asing adalah hal yang penting untuk menjaga kepercayaan pasar. 

Pada akhir tahun 2023, Edi melihat tanda-tanda penguatan dolar Amerika Serikat (AS) makin pudar. 

Plus, ruang penguatan mata uang Asia masih terbuka. Ia berharap tren ini akan terus berlangsung sampai akhir tahun, sehingga kemungkinan ruang intervensi yang menggerus cadangan devisa akan mengecil. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×