kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Meski CAD membaik, rupiah bakal sulit menguat


Rabu, 17 Juni 2015 / 20:42 WIB


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Mesti Sinaga

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memproyeksikan current account deficit (CAD) atau defisit transaksi berjalan tahun ini akan menurun ke 2,5% dari PDB pada akhir tahun ini.

BI memperkirakan kondisi CAD di triwulan II-2015 akan berada pada level 2,5% dari PDB, lebih baik dibanding periode sama tahun lalu yang mencapai 3,92% dari PDB.

Hingga akhir tahun ini, defisit transaksi berjalan disinyalir akan berada pada level sekitar 2,5% dari PDB, lebih baik dibannding prediksi BI sebelumnya 2,8%. Defisit pada akhir 2014 tercatat 2,86% dari PDB.

Meski CAD membaik, namun nilai tukar rupiah masih menguat. Sebab, rupiah masih mengalami tekanan berat.

Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi Moneter BI Juda Agung mengatakan, ada banyak faktor yang menekan rupiah. Salah satu faktor paling signifikan menurut Juda adalah isu kenaikan suku bunga acuan Amerika Serikat.

"Ini masalah sentimen di globalnya. Ketidakpastian di kondisi global masih akan mewarnai," ujar Juda, Rabu (17/6).
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×