kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.980.000   16.000   0,81%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Menteri Pertanian Pastikan Efisiensi Anggaran Tak Ganggu Target Swasembada Pangan


Selasa, 11 Februari 2025 / 18:01 WIB
Menteri Pertanian Pastikan Efisiensi Anggaran Tak Ganggu Target Swasembada Pangan
ILUSTRASI. Menteri Pertanian menyatakan kebijakan efisiensi anggaran tak akan mengganggu target swasembada pangan pemerintah.


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan kebijakan efisiensi anggaran tak akan mengganggu target swasembada pangan pemerintah. 

"Kami sudah terbiasa mengelola anggaran terbatas tapi hasil tetap optimal. Tapi, doakan semoga anggaran kita tidak berkurang," jelas Amran dalam keterangan resminya, Selasa (11/2). 

Amran tidak menjelaskan detil berapa nilai pasti anggaran yang akan terpotong di instansinya. Yang terang, pihaknya memastikan seluruh program untuk peningkatan produksi pertanian masih berjalan meski ada kebijakan efisiensi. 

Baca Juga: Kementerian BUMN Tidak Menghadapi Masalah dalam Program Efisiensi

Amran juga bilang efisiensi anggaran bukan hal baru di instansi yang dipimpinnya. Pada tahun 2024, pihaknya sudah melakukan refocusing anggaran Kementan yang difokuskan untuk program prioritas. 

"Kami sudah lakukan terlebih dahulu di tahun 2024, kami recofusing sampai 1,7triliun untuk pompa, benih yang kami pangkas dari perjalanan dinas," jelasnya. 

Amran menekankan bahwa pada refocusing tersebut, sumber daya manusia (SDM) dan kolaborasi dikerahkan sehingga anggaran yang ada dapat memberikan hasil yang tetap optimal.

“Saat itu terjadi El Nino, La Nina. Sempat shortage di awal tahun 2024. Tapi alhamdulillah, anggaran terbatas tapi kita mampu menaikkan produksi secara signifikan dan menyelamatkan pangan,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×