kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

Menteri Nuh bantah 16 universitas terlibat korupsi


Jumat, 07 September 2012 / 00:30 WIB
ILUSTRASI. Kurs rupiah terhadap dollar menguat./pho KONTAN/Carolus Agus waluyo/18/11/2020.


Reporter: Dea Chadiza Syafina |

JAKARTA. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh membantah kabar dana korupsi mengalir ke 16 Universitas Negeri seperti temuan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK).

Nuh menjelaskan, dana mengalir pada tahun anggaran 2008, 2009 dan 2010. Tapi ia menolak kalau dana itu berbau korupsi.

Pihaknya sudah meneliti lebih lanjut sekitar 50% dari temuan BPK. "Dan telaahan dari kawan-kawan di inspektorat itu belum ada indikasi ke tipikor," ucap Nuh di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (6/9).

Lebih lanjut Nuh juga membantah jika telah terjadi proyek fiktif seperti temuan BPK.

"Kalau proyeknya fiktif, dari dulu sudah kena (sanksi). Apalagi tidak ada proyeknya, sudah kena duluan," tuturnya.

Ucapan NUh ini berbading terbalik dengan hasil audit BPK. BPK menemukan potensi kerugian negara di sejumlah proyek di 16 PTN senilai Rp 200 miliar.

Sebagian proyek dikabarkan berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×