kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Menteri Jokowi ada dari kepala daerah


Senin, 22 September 2014 / 21:29 WIB
Menteri Jokowi ada dari kepala daerah
ILUSTRASI. Umat Hindu membawakan tari rejang dewa saat upacara Tawur Agung Kesanga di kawasan Patung Catur Muka, Denpasar, Bali, Selasa (21/3/2023). ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/aww.


Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Presiden terpilih Joko Widodo membocorkan bahwa ada kandidat menterinya yang berasal dari kepala daerah berprestasi.

"Ada yang masuk dalam kandidat. Namanya jangan kamu ikut urusi. Ada pokoknya," ujar Jokowi di Balaikota, Senin (22/9) petang.

Jokowi memastikan, kepala daerah yang telah masuk radar pantauannya lebih dari satu. Tapi Jokowi enggan menyebutkannya. Pasalnya, Tim Transisi tengah menggodok kriteria calon menteri. Kriteria itu akan dicocokan dengan usulan nama yang masuk ke kantong Jokowi.

Jokowi mengatakan, pihaknya kini tengah menimbang-nimbang apakah kepala daerah itu lebih baik tetap mengurus daerahnya sendiri atau diperlukan di tingkat nasional. "Ya itu harus dikalkulasi benar-benar. Harus ada pertimbangan dan kalkulasi yang detail supaya ndak salah langkah," lanjut Jokowi.

Diketahui, sejumlah kepala daerah diusulkan menjadi menteri pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla. Usulan itu masuk melalui sejumlah jalur di antaranya adalah melalui situs seleksi calon menteri. Beberapa kepala daerah yang masuk, antara lain Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Bupati Bantaeng M Nurdin Abdullah dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. (Fabian Januarius Kuwado)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×