kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.702   21,00   0,12%
  • IDX 6.485   -49,77   -0,76%
  • KOMPAS100 859   -7,26   -0,84%
  • LQ45 653   -5,97   -0,91%
  • ISSI 224   -0,79   -0,35%
  • IDX30 363   -3,52   -0,96%
  • IDXHIDIV20 453   -5,02   -1,10%
  • IDX80 98   -0,80   -0,81%
  • IDXV30 125   -1,09   -0,87%
  • IDXQ30 117   -1,04   -0,89%

Mentan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Tak Sesuai Ketentuan, Cek Daftarnya


Selasa, 15 September 2026 / 11:27 WIB
Mentan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Tak Sesuai Ketentuan, Cek Daftarnya
ILUSTRASI. Pemerintah menemukan sedikitnya 25 merek beras fortifikasi yang diduga tidak memenuhi kandungan sesuai label.


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkap temuan dugaan beras fortifikasi yang tidak sesuai dengan ketentuan. Pemerintah menemukan sedikitnya 25 merek beras fortifikasi yang diduga tidak memenuhi kandungan sesuai label setelah dilakukan pengujian di laboratorium.

Amran mengatakan, temuan tersebut muncul setelah pemerintah melakukan pengecekan terhadap beras fortifikasi di sejumlah laboratorium kredibel. Dari hasil pemeriksaan, beras yang dipasarkan sebagai produk fortifikasi diduga tidak sesuai dengan kandungan yang tercantum pada label.

“Setelah kita cek di laboratorium, ada 4 laboratorium kredibel, kita cek ternyata tidak sesuai dengan labelnya,” ujar Amran dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (15/9/2026).

Baca Juga: Rokok Ilegal Makin Mengancam, Suahasil Nazara Janji Perkuat Penindakan

Menurut Amran, dugaan penyimpangan tersebut juga membuat harga beras fortifikasi jauh lebih tinggi. Ia menyebut harga yang seharusnya sekitar Rp13.500 per kilogram, namun ditemukan produk yang dijual hingga Rp 57.000 per kilogram.

“Harusnya harganya Rp13.500 tapi ada yang dijual sampai Rp 57.000 per kilogram,” kata Amran.

Amran menegaskan beras fortifikasi sejatinya ditujukan untuk kelompok rentan, seperti masyarakat miskin, ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta penanganan stunting. Karena itu, ia menilai harga yang terlalu tinggi dan kandungan yang tidak sesuai dapat membuat tujuan program pemerintah tidak tercapai.

Pemerintah memperkirakan dugaan kerugian akibat praktik tersebut mencapai Rp 89 triliun. Namun, Amran menegaskan angka tersebut masih berupa dugaan dan proses penelusuran masih berjalan.

Baca Juga: Sering Bikin Kontroversi Disinyali Jadi Penyebab Pemecatan Purbaya Dari Kursi Menkeu

“Diduga kerugian Rp 89 triliun,” ujarnya. 

Berikut daftar 25 merek beras fortifikasi yang disebut dalam konferensi pers tersebut:

1. Idola Fortifikasi

2. Idola High Quality Whole Grain Rice

3. Idola Long Grain Rice

4. Ikan Mas Cupang

5. AAA Wijaya Kusuma

6. Cantik Manis

7. Penari Bangkok

8. Topi Koki Short Grain

9. Topi Koki Setra Royale

10. Topi Koki Long Grain Crystal

11. HOK-1 Gohan

12. Maknyuss Pulen Gizi

13. Anak Raja Fortifikasi

14. Anak Raja Nusantara

15. Top Anak Raja

16. PMS Induk Ayam

17. Sumo

18. Rasvit

19. FS Nutri Rice

20. Pelikan

21. Rice Rojolele

22. Super Kepala Beras Premium 111

23. 111 Golden Number

24. Putri Koki

25. Wellfarm Beras Diabet

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×