kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Mentan: Impor beras untuk menjaga stok dan harga


Kamis, 02 Desember 2010 / 16:49 WIB
ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia


Reporter: Hans Henricus | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah mengizinkan Perum Badan Usaha Logistik (Bulog) mengimpor beras untuk dua tujuan utama. Selain memperkuat stok beras nasional, Menteri Pertanian Suswono bilang impor beras untuk mengantisipasi lonjakan harga.

Suswono menjelaskan, kebijakan impor dilakukan lantaran Bulog tidak optimal menyerap gabah petani. Menurutnya, Bulog tidak bisa sepenuhnya membeli gabah petani selama masa panen pada Maret dan April 2010 lantaran kualitasnya jelek.

Lalu, saat ini Bulog tetap tidak mampu menyerap gabah petani karena harga jual petani berada sudah di atas harga pembelian pemerintah (HPP). "Bulog tidak optimal menyerap, sementara fungsi komersialnya pun belum optimal," kata Suswono sebelum mengikuti sidang kabinet paripurna, Kamis (2/12).

Pemerintah berharap Bulog harus mampu menyediakan stok beras nasional sekurang-kurangnya 1,5 juta ton. Stok ini untuk mengantisipasi perubahan iklim dan kemungkinan naiknya harga pangan dunia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×