kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 18.005   -15,00   -0,08%
  • IDX 5.940   23,56   0,40%
  • KOMPAS100 774   3,42   0,44%
  • LQ45 588   3,82   0,65%
  • ISSI 205   0,00   0,00%
  • IDX30 333   1,59   0,48%
  • IDXHIDIV20 410   1,95   0,48%
  • IDX80 88   0,41   0,47%
  • IDXV30 111   0,57   0,52%
  • IDXQ30 107   0,60   0,56%

Menperin: Kenaikan tarif listrik masih wacana


Rabu, 18 Agustus 2010 / 10:38 WIB


Reporter: Martina Prianti | Editor: Edy Can

JAKARTA. Kementerian Perindustrian berharap, kenaikan tarif setrum tahun depan tidak mengurangi daya saing industri. Menteri Perindustrian MS Hidayat berencana memberikan masukan kepada Kementerian Keuangan mengenai kenaikan tarif listrik itu.

Dalam Nota Keuangan dan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2011, pemerintah berencana menaikkan tarif dasar listrik sebesar 15% tahun depan. Menurut Hidayat, rencana itu masih sebatas wacana.

"Itu asumsi menteri keuangan waktu menganggarkan 2011. Dia melihat ada selisih atau angka untuk subsidi bagi PLN jadi berati masih banyak upaya untuk dilakukan," ucap Hidayat, Rabu (18/8).

Asal tahu saja, kenaikan tarif dasar listrik bisa memperbesar ongkos produksi. Tahun ini saja, kalangan industri sempat memprotes skema kenaikan tarif listrik yang dikeluarkan pemerintah pada Juli lalu. Protes ini akhirnya membuat pemerintah merevisi kembali skema kenaikan tarif setrum itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×