kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   18.000   0,66%
  • USD/IDR 17.714   -104,00   -0,58%
  • IDX 6.275   267,76   4,46%
  • KOMPAS100 837   43,08   5,43%
  • LQ45 628   30,18   5,05%
  • ISSI 215   8,81   4,28%
  • IDX30 355   15,87   4,68%
  • IDXHIDIV20 435   17,64   4,22%
  • IDX80 94   4,72   5,26%
  • IDXV30 117   3,78   3,35%
  • IDXQ30 114   4,60   4,21%

Menperin: Kenaikan tarif listrik masih wacana


Rabu, 18 Agustus 2010 / 10:38 WIB


Reporter: Martina Prianti | Editor: Edy Can

JAKARTA. Kementerian Perindustrian berharap, kenaikan tarif setrum tahun depan tidak mengurangi daya saing industri. Menteri Perindustrian MS Hidayat berencana memberikan masukan kepada Kementerian Keuangan mengenai kenaikan tarif listrik itu.

Dalam Nota Keuangan dan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2011, pemerintah berencana menaikkan tarif dasar listrik sebesar 15% tahun depan. Menurut Hidayat, rencana itu masih sebatas wacana.

"Itu asumsi menteri keuangan waktu menganggarkan 2011. Dia melihat ada selisih atau angka untuk subsidi bagi PLN jadi berati masih banyak upaya untuk dilakukan," ucap Hidayat, Rabu (18/8).

Asal tahu saja, kenaikan tarif dasar listrik bisa memperbesar ongkos produksi. Tahun ini saja, kalangan industri sempat memprotes skema kenaikan tarif listrik yang dikeluarkan pemerintah pada Juli lalu. Protes ini akhirnya membuat pemerintah merevisi kembali skema kenaikan tarif setrum itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×