kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.669.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Menkumham: Ada 'sesuatu' dibalik kasus Antasari


Rabu, 25 Januari 2017 / 18:17 WIB
Menkumham: Ada 'sesuatu' dibalik kasus Antasari


Sumber: TribunNews.com | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Adanya kejanggalan menjadi pertimbangan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly mendukung pemberian grasi kepada Antasari Azhar.

"Ada sesuatu sebetulnya di balik kasus beliau," ujar Yasonna Laoly di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (25/1).

Selain Yasonna, Mahkamah Agung (MA) juga menyampaikan pertimbangan pemberian grasi kepada Presiden Jokowi.

Yasonna mengatakan, dirinya hanya menyampaikan pertimbangan. Namun, keputusan untuk mengabulkan grasi atau tidak tersebut merupakan hak prerogatif Presiden. "Jadi kewenangan prerogatif Presiden. Hak konstitusional Presiden," ucapnya.

Sebelumnya, Yasonna menyatakan dirinya merasakan ada suatu misteri janggal dalam kasus pembunuhan Nasruddin Zulkarnaen dengan tertuduh mantan Ketua KPK, Antasari Azhar. Yasonna mengistilahkannya dengan "bau amis".

"Saya merasakan, bahasa Inggrisnya, something smelly, ada agak amisnya," kata Yasonna. Hal tersebut diungkapkan Yasonna usai menghadiri acara syukuran bebasnya Antasari Azhar dari penjara, di Hotel Grand Zuri, Serpong, Tangerang, Banten, Sabtu (26/11/2016).

(Imanuel Nicolas Manafe)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×