kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Menkominfo: WannaCry serang Samsat dan perusahaan


Senin, 15 Mei 2017 / 18:56 WIB


Sumber: Antara | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan virus ransomware jenis WannaCry telah menyerang Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) dan perusahaan.

"Selain rumah sakit Dharmais di Jakarta, kemarin kita temukan ada Samsat dan perusahaan di luar Jawa yang juga terkena ransomware," ujar dia di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin.

Namun, menurut Menkominfo, serangan virus terhadap Samsat dan perusahaan tersebut tidak sampai melumpuhkan seluruh data penting yang mereka miliki.

"Kasusnya tidak berdampak besar, hanya menyerang sekitar 10 komputer. Ini terjadi mungkin karena lupa matikan komputer atau mereka masih pakai sistem operasi lama," jelas dia kemudian.

Virus ransomeware jenis WannaCry saat ini menyerang sistem server dan perangkat lunak Windows 8 ke bawah atau versi 2008 ke bawah.

"Virus ini memang tidak merusak data, tapi mengenkripsi data sehingga tidak dapat dibaca," kata Rudiantara.

Hingga saat ini belum ada antivirus yang dapat mengembalikan file data dengan sandi tersebut.

Dengan menguatnya ancaman malware ini, Menkominfo menjelaskan masyarakat sebaiknya menyalin data-data penting mereka, dan memindahkannya dari komputer. (Agita Tarigan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×