kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.623.000   25.000   0,96%
  • USD/IDR 17.761   0,00   0,00%
  • IDX 6.440   -22,69   -0,35%
  • KOMPAS100 842   -10,36   -1,22%
  • LQ45 640   -8,70   -1,34%
  • ISSI 226   1,56   0,70%
  • IDX30 355   -4,86   -1,35%
  • IDXHIDIV20 444   -5,50   -1,22%
  • IDX80 96   -1,20   -1,23%
  • IDXV30 123   -1,07   -0,86%
  • IDXQ30 115   -1,64   -1,41%

Menko Darmin laporkan kondisi pangan ke Jokowi


Jumat, 21 Desember 2018 / 20:34 WIB
ILUSTRASI. Menko Perekonomian Darmin Nasution


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Darmin Nasution, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) mengatakan rapat terbatas (ratas) di Istana membahas masalah pangan jelang tahun baru. Dalam ratas tersebut Darmin menyampaikan ada kenaikan harga pangan.

"Ada sedikit kenaikan harga telur ayam,tetapi impor sudah jalan," ungkap Darmin di komplek gedung Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemko Perekonomian), Jumat (21/12).

Untuk jagung, kenaikan terjadi karena pasokan yang kurang. Namun, pemerintah mengaku sudah melakukan impor untuk menjaga ketersediaan. Apalagi April akan panen jagung, mestinya stok aman.

Kenaikan harga juga terjadi pada beras yakni naik dikisaran 0,4% sampai 0,5%. Kenaikan ini terhitung tipis karena stok beras yang berlimpah. Masih menurut Darmin, stok beras sampai saat ini masih sekitar 2,4 juta ton.

"Kalau beras kami sudah menugaskan bulog operasi pasar lebih banyak terutama di Jakarta dan sekitarnya," ungkap Darmin.

Selain itu harga bawang merah juga mengalami peningkatan. Namun kenaikan harga ini terjadi karena faktor musiman yang memasuki musim hujan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×