kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.800.000   35.000   1,27%
  • USD/IDR 17.668   -8,00   -0,05%
  • IDX 6.095   -223,56   -3,54%
  • KOMPAS100 805   -27,79   -3,34%
  • LQ45 616   -14,28   -2,26%
  • ISSI 214   -11,19   -4,97%
  • IDX30 352   -8,00   -2,22%
  • IDXHIDIV20 439   -9,68   -2,16%
  • IDX80 93   -3,02   -3,15%
  • IDXV30 121   -3,14   -2,53%
  • IDXQ30 115   -2,35   -2,00%

Menko Darmin laporkan kondisi pangan ke Jokowi


Jumat, 21 Desember 2018 / 20:34 WIB
ILUSTRASI. Menko Perekonomian Darmin Nasution


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Darmin Nasution, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) mengatakan rapat terbatas (ratas) di Istana membahas masalah pangan jelang tahun baru. Dalam ratas tersebut Darmin menyampaikan ada kenaikan harga pangan.

"Ada sedikit kenaikan harga telur ayam,tetapi impor sudah jalan," ungkap Darmin di komplek gedung Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemko Perekonomian), Jumat (21/12).

Untuk jagung, kenaikan terjadi karena pasokan yang kurang. Namun, pemerintah mengaku sudah melakukan impor untuk menjaga ketersediaan. Apalagi April akan panen jagung, mestinya stok aman.

Kenaikan harga juga terjadi pada beras yakni naik dikisaran 0,4% sampai 0,5%. Kenaikan ini terhitung tipis karena stok beras yang berlimpah. Masih menurut Darmin, stok beras sampai saat ini masih sekitar 2,4 juta ton.

"Kalau beras kami sudah menugaskan bulog operasi pasar lebih banyak terutama di Jakarta dan sekitarnya," ungkap Darmin.

Selain itu harga bawang merah juga mengalami peningkatan. Namun kenaikan harga ini terjadi karena faktor musiman yang memasuki musim hujan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×