kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pemerintah siap jaga harga pangan saat natal dan tahun baru


Jumat, 21 Desember 2018 / 18:18 WIB
ILUSTRASI. Menko Perekonomian Darmin Nasution


Reporter: Abdul Basith | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah memastikan kesiapan untuk menjaga harga pangan saat perayaan natal dan tahun baru. Beberapa bahan pangan mengalami kenaikkan seperti beras, ayam, dan telur.

Walau begitu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution bilang tidak ada masalah yang perlu dikhawatirkan.

"Harga beras sedikit naik, Kita sudah minta Perum Bulog untuk operasi pasar lebih besar," ujar Darmin usai Rapat Terbatas (Ratas) di Kantor Presiden, Jumat (21/12).

Hal serupa juga diungkapkan oleh Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, yang menyebut harga bahan pokok saat ini relatif stabil.

Kementerian Perdagangan (Kemdag) pun telah melakukan pemantauan pasar. Pemantauan dilakukan di 18 provinsi dengan tren permintaan yang tinggi.

"Sudah ditinjau semua provinsi yang dari waktu ke waktu di natal dan tahun baru, besar permintaannya," terang Enggar.

Provinsi itu antara lain seluruh Jawa, Sumatera Utara, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua, Papua Barat, Maluku, dan Sulawesi Utara. Daerah tersebut mengalami peningkatan karena destinasi tujuan liburan dan mayoritas merayakan natal dan tahun baru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×