kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   25.000   0,97%
  • USD/IDR 16.846   28,00   0,17%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%

Menkeu Purbaya Optimistis Ekonomi Bisa Capai 5,6% pada 2025, Prabowo Siapkan Hadiah


Jumat, 17 Oktober 2025 / 12:01 WIB
Menkeu Purbaya Optimistis Ekonomi Bisa Capai 5,6% pada 2025, Prabowo Siapkan Hadiah
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan optimismenya terhadap kinerja ekonomi nasional di akhir tahun.KONTAN/Cheppy A. Muchlis/22/09/2025


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan optimismenya terhadap kinerja ekonomi nasional di akhir tahun.

Ia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV-2025 dapat menembus angka 5,5% hingga 5,6% melampaui capaian pada kuartal sebelumnya.

"Saya berkepentingan menciptakan ekonomi tumbuh lebih cepat dari 5%. Mungkin di kuartal IV bisa tumbuh 5,5% lebih," ujar Purbaya dalam acara diskusi ekonomi bertajuk satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, Kamis (16/10/2025).

Dalam kesempatan yang sama, Purbaya bercerita bahwa Presiden Prabowo Subianto akan memberikan motivasi tambahan berupa hadiah spesial jika target pertumbuhan tersebut tercapai.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Bocorkan Akan Ada Kebijakan untuk Memperkuat Cadangan Devisa Indonesia

"Kalau lebih lagi kata Presiden, saya dikasih hadiah. Hadiahnya apa nanti saya kasih tahu. Kalau dapat 5,5%-5,6%," katanya.

Adan keyakinan ini didasari oleh kebijakan Purbaya dengan menggelontorkan anggaran sebesar Rp 200 triliun ke perbankan dari dana pemerintah yang selama ini berada di Bank Indonesia.

Menurutnya, kebijakan tersebut akan memberikan dorongan yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan.

"Karena tadi di sistem yang tadinya kering, mulai ada uang yang cukup. Itu yang menimbulkan optimisme di ekonomi," imbuh Purbaya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×