kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.144   14,00   0,08%
  • IDX 7.676   175,76   2,34%
  • KOMPAS100 1.063   25,24   2,43%
  • LQ45 764   17,96   2,41%
  • ISSI 277   5,37   1,98%
  • IDX30 406   7,07   1,77%
  • IDXHIDIV20 492   5,61   1,15%
  • IDX80 119   2,81   2,42%
  • IDXV30 137   1,27   0,94%
  • IDXQ30 130   1,67   1,30%

Menkeu Purbaya: Ekonomi Global Mulai Membaik meski Ketidakpastian Masih Tinggi


Selasa, 14 Oktober 2025 / 14:09 WIB
Menkeu Purbaya: Ekonomi Global Mulai Membaik meski Ketidakpastian Masih Tinggi
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, outlook perekonomian global sudah mulai membaik, meski ketidakpastian masih tinggi.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Prospek ekonomi global membaik. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, outlook perekonomian global sudah mulai membaik, meski ketidakpastian masih tinggi.

Ketidakpastian global masih tinggi dipengaruhi tensi geopolitik global dari konflik perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China, serta shutdown pemerintah AS terjadi.

“Jadi meski ada konflik perang dagang AS dan China, serta shutdown di AS, kayanya globalnya masih cenderung membaik,” kata Purbaya dalam konferensi pers, Selasa (14/10/2025).

Baca Juga: Menkeu Purbaya Minta Tolong kepada JP Morgan, untuk Apa?

Purbaya membeberkan, perekonomian global mulai membaik tercermin dari kondisi Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur global tetap ekspansif, di level 50,8 pada September 2025.

Ini mencerminkan keberlanjutan aktivitas manufaktur, termasuk di kawasan Asean, India, Arab Saudi, dan Thailand mencatat PMI Manufaktur yang solid. Sedangkan di beberapa negara maju mulai melambat.

Selanjutnya, Purbaya membeberkan, ekspansi pasar juga mencerminkan peluang tinggi penurunan suku bunga oleh The Fed. Hal tersebut kata Purbaya, bisa menjadi katalis positif bagi aliran modal ke emerging market termasuk ke Indonesia.

“Namun kita perlu waspada, sentimen global sangat rentan terhadap fakta non ekonomi, termasuk kebijakan fiskal AS, yang berdampak fluktuasi harga emas sebagai safe haven,” ungkapnya.

Baca Juga: Aturan DHE Bakal Direvisi Lagi, Menkeu Purbaya: Hasilnya Belum Signifikan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×