kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

Menjelang vonis Baasyir, pengamanan di PN Jakarta Selatan diperketat


Rabu, 15 Juni 2011 / 10:57 WIB
ILUSTRASI. Papan elektronik bunga deposito di Bank BNI, Jakarta. KONTAN/Cheppy A. Muchlis


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Edy Can

JAKARTA. Menjelang pembacaan vonis terdakwa dugaan terorisme Abu Bakar Baasyir Kamis (16/6), pengamanan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan diperketat. Ada ketentuan baru bagi wartawan yang meliput persidangan tersebut.

Kepala Sub Bagian Umum PN Jakarta Selatan Sair mengatakan, wartawan yang hendak meliput sidang tersebut harus menukarkan kartu persnya dengan kartu yang disediakan oleh mereka. Teknisnya, wartawan bisa menukarkan kartu tersebut di lobi pengadilan.

"Seperti menukar kartu tamu saja. Besok juga bisa, bukan sekarang. Kami sudah sediakan 200 kartu," ucap Sair, Rabu (15/6).

Menurut Sair, ketentuan baru ini merupakan perintah dari Ketua PN Jaksel Harri Swantoro. Tujuannya untuk menyeleksi media umum dan media Jamaah Anshorut Tauhid (JAT).

Meski demikian, kebijakan tersebut disesalkan sejumlah media peliput. Karena, selain jumlah kartu yang disediakan minim. Sehingga, secara teknis akan mengakibatkan kesulitan. "Terlalu sedikit. Untuk Metro TV saja krunya ada 37. Nanti bagaimana?," ujar Parno, salah seorang kameramen Metro TV.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×