kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.099   19,00   0,11%
  • IDX 5.441   52,72   0,98%
  • KOMPAS100 705   8,05   1,16%
  • LQ45 549   4,21   0,77%
  • ISSI 186   3,01   1,64%
  • IDX30 306   1,07   0,35%
  • IDXHIDIV20 403   3,26   0,81%
  • IDX80 81   0,78   0,97%
  • IDXV30 112   1,76   1,59%
  • IDXQ30 102   0,46   0,45%

Mengukur efektivitas pengembangan industri petrokimia terhadap defisit neraca dagang


Senin, 29 Juli 2019 / 17:39 WIB


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perlu adanya terobosan guna mengatasi tantangan dari defisit neraca perdagangan. Pengembangan industri petrokimia nasional dinilai mampu menahan laju defisit neraca perdagangan yang ada.

Pengembangan TubanPetro menjadi salah satu Program Prioritas Pemerintah pada tahun 2019 dalam kerangka kebijakan penguatan daya saing jangka menengah dan panjang.

Baca Juga: Pengembangan petrokimia TubanPetro diyakini mampu menahan defisit neraca dagang

Direktur Jenderal Industri Kimia, Tekstil dan Aneka (IKTA) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Achmad Sigit Dwiwahjono menuturkan, TubanPetro memiliki peluang besar untuk turut berkontribusi menekan defisit transaksi berjalan. 

Achmad Sigit menjelaskan caranya dengan memaksimalkan semua potensi anak usaha, terutama PT Trans Petrochemical Pasific Industri (TPPI). Pertama perlu dibuat masterplant integrated petrochemical cluster.

Nantinya dalam masterplan direncanakan di TPPI yang merupakan anak usaha TubanPetro dibangun aromatic centre dan olefin centre. Saat ini, baru terbangun aromatic plant yang menghasilkan benzene toluene dan xylene (BTX), satu-satunya yang dimiliki Indonesia.

“Rencana strategis Kemenperin terus mendorong agar anak perusahaan TubanPetro yakni TPPI dapat difungsikan memproduksi BTX sesuai dengan desain kapasitasnya. Karena produk-produk tersebut masih diimpor, sehingga bisa dijadikan substitusi impor untuk menghemat devisa,” ucap Sigit, dalam Siaran Pers tertulis yang diterima Kontan pada Senin (29/7).




TERBARU

[X]
×