Reporter: kompas.com | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta sejumlah pemerintah daerah di Sumatera Utara (Sumut) yang minim terdampak bencana, untuk menyalurkan sebagian dananya ke Aceh yang mengalami dampak lebih berat.
Tito menjelaskan bahwa langkah tersebut didorong atas dasar kemanusiaan melalui mekanisme hibah antardaerah.
"Oleh karena itu saya kemudian Zoom meeting, mengimbau kepada delapan daerah yang ada di Sumatera Utara yang terdampak sedikit, dan ada yang tidak terdampak. Hanya dua, yang lainnya enggak terdampak sama sekali tetapi dapat uang tambahan," kata Tito dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI, Senin (13/4/2026).
Tito menjelaskan, daerah-daerah di Aceh mengalami dampak bencana yang lebih berat.
Baca Juga: Pemerintah Susun Regulasi untuk Bangun Family Office, Bakal Tiru Abu Dhabi
Sementara itu, beberapa daerah di Sumut justru mendapatkan alokasi anggaran besar meskipun tidak terdampak signifikan.
"Nah, ini yang saya dorong, tolonglah kemanusiaan. Di daerah-daerah yang berat itu di Aceh, yang enggak ada tambahan, itu dibantu dari Sumatera Utara yang dapat besar tetapi enggak terdampak, atau terdampaknya dikit," ujarnya.
Dia kemudian merinci sejumlah daerah di Sumut yang diminta menyalurkan bantuan. Kota Medan, misalnya, yang memperoleh anggaran sekitar Rp 565 miliar, didorong untuk memberikan hibah Rp 50 miliar.
Selain itu, Kabupaten Deli Serdang yang menerima Rp 493 miliar diminta menyalurkan Rp 50 miliar ke Aceh Timur.
Sementara Kabupaten Simalungun yang tidak terdampak dan mendapatkan Rp 412 miliar diimbau memberikan Rp 30 miliar untuk Aceh Utara.
"Simalungun enggak terdampak, dapat 412 (miliar), 30 miliar untuk Aceh Utara yang berat, berat Aceh Utara," kata Tito.
Kemudian, Kabupaten Asahan yang hanya terdampak ringan dengan anggaran Rp 261 miliar diminta menyalurkan Rp 30 miliar. Daerah lain seperti Serdang Bedagai, Labuhanbatu, dan Kota Pematangsiantar juga didorong untuk turut membantu.
"Bantulah Rp 25 miliar: Gayo Lues, Bener Meriah, ini," ujar Tito.
Tito menegaskan, komunikasi dengan kepala daerah di Sumut telah dilakukan dan pada prinsipnya mereka tidak keberatan untuk menyalurkan bantuan tersebut.
"Nah, sudah kami komunikasikan. Kami komunikasikan dan mereka, mereka enggak keberatan. Sudah membuat pernyataan dan mereka akan melakukan mekanisme hibah," ucap dia.
Dia menambahkan, pihaknya juga telah menyampaikan hal ini kepada pemerintah daerah di Aceh agar proses hibah dapat berjalan dengan baik.
"Inilah yang kami sampaikan kepada seluruh kepala daerah yang delapan ini di Sumut, dan juga di Aceh, agar mereka melakukan mekanisme hibah ini. Nah, ini yang kami laporkan juga untuk mohon dukungan dari Komisi II, semata-mata hanya kemanusiaan aja," pungkasnya.
Baca Juga: Prabowo Tiba di Moskow, Siap Bertemu Putin Bahas Energi dan Geopolitik Global
Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2026/04/13/15035391/mendagri-minta-daerah-yang-minim-terdampak-bencana-di-sumut-hibahkan-dana-ke.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













