kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Mendagri: Lebih 200 pemda tak optimalkan anggaran


Rabu, 19 Juli 2017 / 10:57 WIB


Reporter: Ramadhani Prihatini | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Kualitas pengelolaan anggaran pemerintah daerah (pemda) semakin membaik. Selain penyerapan anggaran yang kian membaik, sekarang ini banyak daerah berhasil meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan, dari tahun ke tahun pengelolaan anggaran keuangan di daerah terus meningkat. Jika dilihat dari tolak ukur WTP, sekarang sudah semakin banyak pemda memperoleh opini tersebut.

“Arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), perkuat daerah agar efektif dan efisien mempercepat reformasi birokrasi,” kata Tjahjo seperti dikutip dari laman resmi Kementerian Dalam Negeri, Selasa (18/7).

Meski semakin membaik dalam hal penyerapan anggaran, namun, menurut Tjahjo masih banyak daerah yang tidak fokus menjalankan program pemerintahan. Tercatat, lebih dari 200 pemda yang masih dianggap tak optimal dalam mengurus masalah ini.

Menurutnya, pemda harus mampu menjalankan program strategis nasional yang diamanatkan pemerintah pusat. Bukan hanya itu, masing-masing kepala daerah juga memiliki janji kampanye yang perlu diwujudkan dalam perencanaan program daerah.

“Maka dari itu, libatkan banyak pihak seperti perguruan tinggi, tokoh agama, masyarakat dan agama dalam setiap pengambilan kebijakan politik daerah. Bersinergi juga dengan jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda),” kata Tjahjo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×