kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Megawati: Ketua Umum PDIP tak mesti klan Soekarno


Jumat, 06 September 2013 / 20:00 WIB
ILUSTRASI. Suka Badminton? Nonton Anime Love All Play, Berikut Sinopsis & Jadwal Tayang


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Megawati Soekarnoputri enggan disangkutpautkan bahwa kepemimpinannya sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan tak lepas dari hubungan darah sebagai anak Bung Karno.

Menurut Megawati, apa yang dicapainya selama ini adalah hasil kerja kerasnya membesarkan partai. Ia tak setuju, karena faktor keturunan, kepemimpinan partai politik, apalagi PDI Perjuangan, harus turun juga kepada keturunannya kelak.

"Saya kira jangan dikontradiktifkan. Siapa saja silakan bisa maju tapi tentu punya aturan. Aturan itu akan tersebut sebagai kriteria dari kemampuan," kata Megawati dalam konferensi pers di Econvention Hall, Ancol, Jakarta, Jumat (9/6/2013).

Mega justeru heran, kenapa kepemimpinan dirinya selalu disangkutpautkan dengan klan Soekarno. Tapi, kalau mereka mampu kenapa tidak untuk memimpin. Ia ingin membuktikan, posisinya memimpin sangat lama di PDI Perjuangan bukan karena bayang-bayang Bung Karno.

"Maka saya berharap siapapun mereka yang berada di PDI Perjuangan akan punya kesempatan dan juga harus berkeja keras seperti pada waktu hal-hal yang saya alami. Jadi saya kira jangan dikontradiktifkan," katanya. (Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×