kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

May Day, 60.000 buruh akan unjuk rasa di Jakarta


Selasa, 24 April 2012 / 15:07 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi pertumbuhan ekonomi:Kegiatan ekspor impor. ANTARA FOTO/Didik Suhartono/foc.


Reporter: Asnil Bambani Amri, Beritajakarta | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day pada 1 Mei mendatang akan diikuti oleh 60.000 buruh yang akan menggelar aksi di sejumlah titik di Jakarta.

Untuk mengantisipasi pengamanan, Polda Metro Jaya menyiagakan sekitar 16.167 personel. Kawasan yang akan menjadi titik unjuk rasa buruh itu adalah; depan Gedung MPR/DPR, di depan Gedung Istana Negara, dan Bundaran HI.

Kepala Biro Operasional Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Agus Budi mengatakan, hingga saat ini belum ada dari massa buruh yang mengajukan izin menggelar aksi demonstrasi pada 1 Mei mendatang.

"Intinya, Polda Metro Jaya siap mengamankan jalannya aksi pada peringatan Hari Buruh Internasional. Dalam pelaksanaannya, tentu kami akan mendapatkan back up dari TNI dan Pemprov DKI Jakarta," ujar Agus Budi usai mengikuti rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompida) di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (24/4).

Agus memprediksi, titik utama yang akan menjadi konsentrasi massa adalah di Bundaran HI. Setelah itu, massa diperkirakan melakukan aksi longmarch ke Istana Negara dan kembali ke kawasan Gelora Bung Karno. "Titik akhir berada di Gelora Bung Karno karena rencananya ada hiburan di sana," ungkap Agus.

Diperkirakan, akan terjadi kepadatan arus lalu lintas karena sejumlah ruas jalan akan dipenuhi massa. Untuk itu, kata Agus, masyarakat diharapkan mencari jalur alternatif agar tidak terjebak kemacetan.

"Sepanjang jalan akan kami amankan. Terlebih di jalan yang berpotensi macet. Secara teknis akan disosialisasikan ke masyarakat soal pengalihan arus. Paling tidak masyarakat sudah tahu lebih awal sehinga bisa mengambil jalan alternatif," katanya.

Agus mengimbau massa buruh yang melakukan demonstrasi untuk tertib dan tidak merusak fasilitas umum. Ia memperkirakan, izin unjuk rasa baru akan diterima Polda Metro Jaya pada H-3 May Day.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi DKI Fadjar Panjaitan menambahkan, rapat koordinasi yang berlangsung hari ini sengaja digelar untuk mengantisipasi peringatan Hari Buruh Internasional di Jakarta. Untuk membantu petugas kepolisian, Pemprov DKI akan mengerahkan 530 personel Satpol PP.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×