kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

Maret, penerimaan cukai merosot Rp 7 triliun


Selasa, 22 April 2014 / 16:49 WIB
Seorang tenaga kesehatan membentangkan poster saat berunjuk rasa menolak RUU Omnibuslaw Kesehatan di depan Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (28/11/2022). ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/wsj.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Penerimaan negara dari jenis cukai merosot pada bulan Maret. Padahal pada bulan sebelumnya penerimaan cukai naik tajam mencapai Rp 13 triliun.

Direktur Penerimaan dan Peraturan Kepabeanan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Susiwijono Moegiarso mengatakan, penerimaan dari cukai hanya Rp 6 triliun di bulan Maret.

Padahal rata-rata target penerimaan cukai per bulannya adalah Rp 9,5 triliun. Alhasil realisasi penerimaan cukai tiga bulan pertama 2014 hanya mencapai Rp 27,52 triliun.

"Padahal targetnya tiga bulan pertama (cukai) Rp 29,07 triliun," ujar Susiwijono di Jakarta, Selasa (22/4). Menurut dirinya, penerimaan cukai yang melonjak tajam pada Februari kemarin diakibatkan antisipasi kenaikan tarif cukai rokok tahun ini.

Data penerimaan yang tercatat pada Februari adalah hasil pemesanan dua bulan sebelumnya.  Akibatnya, terjadi pembelian luar biasa tinggi pada Desember sebagai langkah antisipasi kenaikan tarif cukai rokok.

Ke depannya, Susiwijono optimistis penerimaan dari cukai akan kembali naik. Pasalnya ada kegiatan pemilihan umum (pemilu) yang akan meningkatkan penerimaan cukai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×