kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

MAKI Tuding Kejaksaan Lindungi Keluarga Ayin


Senin, 08 Maret 2010 / 10:02 WIB


Reporter: Epung Saepudin | Editor: Tri Adi

JAKARTA. Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) menduga pejabat Kejaksaan Agung (Kejagung) melindungi kakak dan adik Arthalyta Suryani alias Ayin, Aman Susilo dan Simon Susilo, yang tersangkut perkara penipuan dan pemalsuan surat. "Untuk menghindari dugaan KKN dalam perkara ini, sudah seharusnya Kejagung melimpahkan perkara ke pengadilan," kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman, Senin (8/3).

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung sejak 4 April 2007 sudah menyatakan berkas kakak dan adik kandung Ayin dinyatakan lengkap (P21), namun sampai sekarang belum dilimpahkan ke pengadilan. Bahkan Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Karang, sudah menolak permohonan praperadilan dari kedua tersangka yang terjerat kasus penipuan dan pemalsuan surat itu. Satgas Pemberantasan Mafia Hukum pada 16 Februari 2010, memerintahkan Jaksa Agung segera melakukan pemeriksaan internal dan meminta penjelasan dari jaksa agung.

Boyamin menilai, alasan kejaksaan yang menyebut kasus dua adik Ayin akan masuk ke pengadilan setelah perkara lain yang ada di Banjarnegara terkait dengan pemalsuan akta notaris selesai dituntaskan, tidak masuk akal. "Perkara di Kejati Lampung dilimpahkan ke pengadilan tanpa menunggu atau dikaitkan dengan perkara Banjarnegara," katanya.

Jaksa Agung Hendarman Supandji mengatakan, ia sudah membaca laporan pengaduan terkait mandegnya kasus dua adik Ayin tersebut dari pelapor. Ia membantah tudingan ada pejabat tinggi di Kejaksaan Agung yang melindungi dua adik Ayin tersebut karena faktor kedekatan Ayin dengan petinggi Kejaksaan tersebut. "Dalam laporan itu tidak ada," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×