kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Lusa, 5000 buruh gelar aksi di Kementerian BUMN


Selasa, 12 November 2013 / 21:09 WIB
ILUSTRASI. Plastic letters arranged to read 'Inflation' are placed on Chinese Yuan banknote in this illustration taken, June 12, 2022. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration


Reporter: Dikky Setiawan | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Gerakan Buruh di Badan Usaha Milik Negara (Geber BUMN) akan mengerahkan ribuan anggotanya untuk menagih janji Menteri BUMN, Dahlan Iskan terkait rekomendasi dari Panja Outsourcing Komisi IX DPR soal kondisi ketenagakerjaan di perusahaan BUMN.

"Kami akan kepung Kementerian BUMN untuk tagih janji Dahlan Iskan. Rencananya ada 5.000 buruh yang siap mendatangi kantor Dahlan Iskan tersebut," kata Ais, Koordinator Geber BUMN di Kantor LBH, Jakarta, Selasa (12/11/2013).

Ais menuturkan, aksi tersebut akan dilaksanakan pada 14 November 2013. Menurutnya, Geber BUMN siap menginap jika Dahlan tak juga menjalankan rekomendasi dari Panja Outsourcing.

"Kami siap menginap jika Dahlan Iskan tak juga menemui kami untuk menyatakan akan menjalankan rekomendasi panja," tutur Ais.

Selain Kementerian BUMN, Geber BUMN juga akan menduduki Kementerian Koordinator Perekonomian. Hal itu dilakukan guna memaksa diterbitkannya instruksi menteri untuk segera direalisasikannya rekomendasi Panja.

"Salah satu butir krusial rekomendasi itu adalah soal pengangkatan pekerja outsourcing menjadi pekerja tetap di BUMN," ucap Ais. (Tribunnews.com)

JAKARTA. Gerakan Buruh di Badan Usaha Milik Negara (Geber BUMN) akan mengerahkan ribuan anggotanya untuk menagih janji Menteri BUMN, Dahlan Iskan terkait rekomendasi dari Panja Outsourcing Komisi IX DPR soal kondisi ketenagakerjaan di perusahaan BUMN.

"Kami akan kepung Kementerian BUMN untuk tagih janji Dahlan Iskan. Rencananya ada 5.000 buruh yang siap mendatangi kantor Dahlan Iskan tersebut," kata Ais, Koordinator Geber BUMN di Kantor LBH, Jakarta, Selasa (12/11/2013).

Ais menuturkan, aksi tersebut akan dilaksanakan pada 14 November 2013. Menurutnya, Geber BUMN siap menginap jika Dahlan tak juga menjalankan rekomendasi dari Panja Outsourcing.

"Kami siap menginap jika Dahlan Iskan tak juga menemui kami untuk menyatakan akan menjalankan rekomendasi panja," tutur Ais.

Selain Kementerian BUMN, Geber BUMN juga akan menduduki Kementerian Koordinator Perekonomian. Hal itu dilakukan guna memaksa diterbitkannya instruksi menteri untuk segera direalisasikannya rekomendasi Panja.

"Salah satu butir krusial rekomendasi itu adalah soal pengangkatan pekerja outsourcing menjadi pekerja tetap di BUMN," ucap Ais. (Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×