kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   0,00   0,00%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

LPEM UI: Respons negatif pasar terhadap The Fed hanya sementara


Kamis, 01 Agustus 2019 / 20:57 WIB


Reporter: Grace Olivia | Editor: Tendi Mahadi

Sinyal The Fed cukup hawkish tersebut, lanjutnya, memang akan membawa ketidakpastian bagi pelaku pasar domestik dalam jangka pendek. Aliran keluar modal asing mungkin juga akan terlihat 

Kendati begitu, Febrio memprediksi, perlambatan ekonomi AS yang signifikan akan tetap terlihat jelas meski data-data belakangan justru tampak membaik. Pada saat tanda-tanda perlambatan tersebut lebih nyata, investor akan kembali ke pasar negara berkembang, termasuk Indonesia/ 

Baca Juga: The Fed hawkish, harga emas masih bisa menuju US$ 1.500

“Apalagi dari segi perbandingan yield (yield differential) itu masih sangat besar antara obligasi AS dan Indonesia bertenor 10 tahun. Beberapa bulan terakhir juga modal yang masuk sudah banyak sekali jadi wajar kalau sekarang ambil untung dulu (keluar),” tutur Febrio. 

Berdasarkan laporan Gubernur BI Perry Warjiyo dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) kemarin, tercatat arus masuk modal per 26 Juli mencapai Rp 193,2 triliun, yang terdiri dari Rp 120,1 triliun ke pasar SBN dan Rp 72,1 triliun ke pasar saham.

Febrio meyakini, seiring kondisi pasar kembali tenang dan mulai menyesuaikan (priced in) dengan tren, arus masuk modal asing (capital inflow) akan kembali berlanjut ke Indonesia. 

Baca Juga: The Fed memangkas suku bunga, ini proyeksi IHSG selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×