Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Peneliti Makroekonomi dan Pasar Keuangan Lembaga Riset LPEM UI, Teuku Riefky, memproyeksikan inflasi pada November 2025 akan mengalami penurunan secara tahunan (year on year/YoY) dibandingkan realisasi bulan sebelumnya.
Ia memprediksi inflasi November 2025 akan berada pada kisaran 2,70%–2,75% YoY. Perkiraan ini menunjukkan penurunan dibandingkan inflasi Oktober yang tercatat 2,86% YoY.
Riefky menjelaskan, penurunan tersebut terutama dipengaruhi oleh normalisasi harga emas, yang pada bulan sebelumnya sempat mendorong inflasi lebih tinggi. Stabilnya harga komoditas emas membuat tekanannya terhadap inflasi menjadi lebih ringan pada November.
Baca Juga: BNPB Lapor Korban meninggal Banjir dan Longsor Sumut Capai 172 Jiwa, Aceh 54 Jiwa
“Proyeksi inflasi di November berada di kisaran 2,70%–2,75% YoY, didorong oleh normalisasi harga emas sehingga turun dari bulan sebelumnya sebesar 2,86%,” ujar Riefky kepada Kontan, Minggu (30/11/2025).
Di sisi lain, konsumsi rumah tangga diperkirakan mengalami penguatan memasuki akhir tahun. Riefky menilai permintaan domestik cenderung meningkat menjelang periode libur panjang, terutama dari kelompok masyarakat yang memiliki ruang konsumsi lebih besar.
“Konsumsi rumah tangga cenderung akan menguat mendekati periode libur akhir tahun,” tambahnya.
Dengan kombinasi penurunan tekanan inflasi dan peningkatan konsumsi, prospek ekonomi menjelang penutupan tahun 2025 dinilai tetap positif.
Baca Juga: Inflasi November Diprediksi Turun ke 2,73% YoY Didorong Penurunan Harga Pangan
Selanjutnya: BNPB Lapor Korban meninggal Banjir dan Longsor Sumut Capai 172 Jiwa, Aceh 54 Jiwa
Menarik Dibaca: Resep Donat Mochi Super Chewy dan Lumer yang Anti Gagal
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













