kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.796.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.358   4,00   0,02%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Lapor harta, kekayaan Sutarman masih seperti dulu


Kamis, 25 Juli 2013 / 14:21 WIB
ILUSTRASI. Nasabah memamfaatkan perangkat digital untuk pelayanan perbankan ./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo.


Reporter: RR Putri Werdiningsih |

JAKARTA. Kabareskrim Komjen Sutarman mengaku jumlah harta yang dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kali ini masih sama dengan laporan yang disampaikannya tahun lalu. Hal itu diungkapkannya sebelum meninggalkan kantor KPK.

"Masih seperti dulu," kata Sutarman di kantor KPK, Jakarta, Kamis (25/7).

Sayang saat ditanya lebih lanjut, ia enggan berkomentar lagi. Pria yang mengenakan safari abu-abu itu hanya menebar senyum dan memilih langsung masuk mobilnya.

Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilansir dari pihak KPK, diketahui total harta kekayaan yang dimiliki Sutarman berjumlah Rp 5,346 miliar dan US$ 24.1940. Jumlah tersebut hanya meningkat sedikit dari tahun 2011 yaitu Rp 5,315 miliar dan US$ 24.175.

Pelaporan harta ini diduga terkait dengan proses pergantian Kapolri untuk menggantikan Kapolri Jenderal Timur Pradopo yang akan segera diganti.

Sutarman merupakan salah satu petinggi Polri yang masuk sebagai kandidat Kapolri. Selain dia, jenderal bintang tiga yang masuk sebagai kandidat Kapolri adalah Kepala BNN Komjen Anang Iskandar dan Kepala Lembaga Pendidikan Kepolisian (Kalemdikpol) Komjen Budi Gunawan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×