kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Lapor harta, kekayaan Sutarman masih seperti dulu


Kamis, 25 Juli 2013 / 14:21 WIB
ILUSTRASI. Nasabah memamfaatkan perangkat digital untuk pelayanan perbankan ./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo.


Reporter: RR Putri Werdiningsih |

JAKARTA. Kabareskrim Komjen Sutarman mengaku jumlah harta yang dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kali ini masih sama dengan laporan yang disampaikannya tahun lalu. Hal itu diungkapkannya sebelum meninggalkan kantor KPK.

"Masih seperti dulu," kata Sutarman di kantor KPK, Jakarta, Kamis (25/7).

Sayang saat ditanya lebih lanjut, ia enggan berkomentar lagi. Pria yang mengenakan safari abu-abu itu hanya menebar senyum dan memilih langsung masuk mobilnya.

Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilansir dari pihak KPK, diketahui total harta kekayaan yang dimiliki Sutarman berjumlah Rp 5,346 miliar dan US$ 24.1940. Jumlah tersebut hanya meningkat sedikit dari tahun 2011 yaitu Rp 5,315 miliar dan US$ 24.175.

Pelaporan harta ini diduga terkait dengan proses pergantian Kapolri untuk menggantikan Kapolri Jenderal Timur Pradopo yang akan segera diganti.

Sutarman merupakan salah satu petinggi Polri yang masuk sebagai kandidat Kapolri. Selain dia, jenderal bintang tiga yang masuk sebagai kandidat Kapolri adalah Kepala BNN Komjen Anang Iskandar dan Kepala Lembaga Pendidikan Kepolisian (Kalemdikpol) Komjen Budi Gunawan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×