kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Laju roda ekonomi 2018 bisa kencang, asalkan..


Selasa, 23 Mei 2017 / 23:08 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi tahun depan sebesar 5,6%. Angka itu sesuai dengan target sebelumnya yang ditetapkan pemerintah, yaitu sebesar 5,4%-6,1%.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemkeu) Suahasil Nazara mengatakan, target tersebut bisa dicapai dengan kondisi tertentu. Kondisi yang dimaksud, yaitu dengan memaksimalkan kebijakan moneter, fiskal, dan riil.

"Fiskal lebih baik, moneter lebih baik, kebijakan struktural, the bottlenecking. Bisa tuh (pertumbuhan ekonomi) sampai 6,1%. Kalau kami penuhi kondisi ini bisa 6,1%, kalau kondisi ini 5,4%," kata Suahasil, Selasa (23/5).

Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengatakan, ekonomi dunia tahun depan diperkirakan mencapai 3,6%, lebih baik dari tahun ini yang diperkirakan mencapai 3,5%. Meski membaik, harga komoditas tahun 2018 diperkirakan sedikit menurun.

Oleh karena itu, ia berharap konsolidasi di sektor riil, baik korporasi dan perbankan akan selesai. Dengan demikian, swasta bisa lebih berperan dalam pertumbuhan domestik mulai semester kedua 2017 dan di tahun 2018 nanti.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×