kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Laju roda ekonomi 2018 bisa kencang, asalkan..


Selasa, 23 Mei 2017 / 23:08 WIB
Laju roda ekonomi 2018 bisa kencang, asalkan..


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi tahun depan sebesar 5,6%. Angka itu sesuai dengan target sebelumnya yang ditetapkan pemerintah, yaitu sebesar 5,4%-6,1%.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemkeu) Suahasil Nazara mengatakan, target tersebut bisa dicapai dengan kondisi tertentu. Kondisi yang dimaksud, yaitu dengan memaksimalkan kebijakan moneter, fiskal, dan riil.

"Fiskal lebih baik, moneter lebih baik, kebijakan struktural, the bottlenecking. Bisa tuh (pertumbuhan ekonomi) sampai 6,1%. Kalau kami penuhi kondisi ini bisa 6,1%, kalau kondisi ini 5,4%," kata Suahasil, Selasa (23/5).

Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengatakan, ekonomi dunia tahun depan diperkirakan mencapai 3,6%, lebih baik dari tahun ini yang diperkirakan mencapai 3,5%. Meski membaik, harga komoditas tahun 2018 diperkirakan sedikit menurun.

Oleh karena itu, ia berharap konsolidasi di sektor riil, baik korporasi dan perbankan akan selesai. Dengan demikian, swasta bisa lebih berperan dalam pertumbuhan domestik mulai semester kedua 2017 dan di tahun 2018 nanti.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×