kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Lahan Myanmar & Kamboja cocok untuk pertanian.


Kamis, 14 Maret 2013 / 16:39 WIB
Lahan Myanmar & Kamboja cocok untuk pertanian.
ILUSTRASI. Warga mencuci tangan sebelum memasuki area pasar di kawasan Tanjung Duren, Jakarta,


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Amal Ihsan

JAKARTA. Pemerintah berencana membuka sawah baru di Mayanmar dan Kamboja. Selain karena lahan di Indonesia terbatas, ini juga karena sebagian besar lahan pertanian di dua negara tetangga itu masih belum banyak digarap.

Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan mengungkapkan, Kamboja dan Myanmar memiliki lahan dan iklim yang bagus untuk membuka sawah dan menanam padi. "Sudah banyak juga investor yang mau masuk," ujarnya di Jakarta, Kamis (14/3),

Meskipun demikian, Rusman mengatakan, pemerintah belum menentukan jangka waktu kapan mulai merealisasikan rencana tersebut dan berapa nilai investasinya. Yang jelas, menurut Rusman, Pemerintah Myanmar bersedia membuka diri bagi investasi Indonesia di bidang pertanian. "Kesempatan baik ini harus benar-benar bisa dimanfaatkan," katanya.

Menurut Rusman, industri pertanian di Myanmar sebenarnya bahkan sedikit lebih maju dibanding industri pertanian di Indonesia. Meskipun demikian, Kementerian Pertanian (Kemtan) tetap berharap, Myanmar mau memberikan keistimewaan bagi Indonesia dalam investasi di sektor pertanian. "Mereka membolehkan membangun perkebunan," ujarnya.

Sementara di Kamboja, Bulog sudah melakukan penjajakan di sana selama dua tahun terakhir. Bahkan Indonesia sudah berinvestasi dalam aspek pasca panen seperti penggilingan beras. br />

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×