kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Lagi reses, DPR panggil Panglima TNI


Selasa, 26 April 2011 / 14:44 WIB
ILUSTRASI. Investor mengamati pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia Jakarta, Kamis (26/3). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 33,19 poin atau 0,66% ke 5.064,45 pada Senin (13/7).


Reporter: Dwi Nur Oktaviani | Editor: Edy Can

JAKARTA. Saat reses, Komisi I DPR mengundang Panglima Tentara Nasional Indonesia Laksamana Agus Suhartono dan Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro. Pertemuan itu untuk membahas kasus penembakan yang terjadi di Kebumen, Jawa Tengah.

Wakil Ketua Komisi I DPR Tubagus Hasanuddin mengatakan, pihaknya ingin mengklarifikasi kejadian tersebut. "Kami belum dengar jelas hingga saat ini," katanya sebelum memulai rapat kerja kerja, Selasa (26/4).

Tak semua anggota Komisi I DPR hadir dalam rapat tersebut. Namun, Tubagus memastikan setiap perwakilan fraksi pasti hadir.

Tubagus mengatakan, pertemuan ini merupakan tuntutan rakyat. "Keadaan ini kami lakukan karena dipertanyakan rakyat dan repot yah ini kan juga tuntutan rakyat," tutupnya.

Peristiwa Kebumen dipicu sengketa tanah antara warga dengan TNI. Sengketa yang meletus pada Sabtu (16/4) lalu telah menyebabkan banyak korban luka dan tembak dari masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×