kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

KPU minta dibangunkan Graha Pemilu


Rabu, 26 Februari 2014 / 12:25 WIB
ILUSTRASI. Harga emas masih menguat sepanjang pekan ini


Reporter: Syarifah Nur Aida | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Malik kembali mengajukan proposal mengenai pembangunan Graha Pemilu yang dapat menyatukan KPU, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu (DKPP) dalam satu gedung.

Kali ini, proposal ditujukan pada Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). "Media bahkan pernah memotret berkas KPU yang ditaruh di luar gedung. Ini karena gudangnya memang sudah tak muat lagi," ujarnya di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Rabu (26/2). 

Meski demikian, Husni tetap optimistis dapat menyelenggarakan pemilihan umum legislatif pada 9 April 2014 dan pemilihan Presiden pada September 2014 mendatang.

Ditemui dalam kesempatan yang sama, Kepala Bappenas sekaligus Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional RI Armida Alisjahbana mendukung permintaan tersebut. "Jika memang itu kebutuhan mendasar untuk pelaksanaan tupoksi KPU, kami dukung," papar Armida. 

Permintaan KPU tersebut tentu bisa direalisasikan selama masih sesuai dengan kemampuan keuangan negara. Namun, KPU harus lebih bersabar karena Armida menilai proyek tersebut baru akan terlaksana pada pemerintahan mendatang mengingat pemerintahannya akan selesai dalam hitungan bulan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×