kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

KPU minta dibangunkan Graha Pemilu


Rabu, 26 Februari 2014 / 12:25 WIB
ILUSTRASI. Harga emas masih menguat sepanjang pekan ini


Reporter: Syarifah Nur Aida | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Malik kembali mengajukan proposal mengenai pembangunan Graha Pemilu yang dapat menyatukan KPU, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu (DKPP) dalam satu gedung.

Kali ini, proposal ditujukan pada Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). "Media bahkan pernah memotret berkas KPU yang ditaruh di luar gedung. Ini karena gudangnya memang sudah tak muat lagi," ujarnya di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Rabu (26/2). 

Meski demikian, Husni tetap optimistis dapat menyelenggarakan pemilihan umum legislatif pada 9 April 2014 dan pemilihan Presiden pada September 2014 mendatang.

Ditemui dalam kesempatan yang sama, Kepala Bappenas sekaligus Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional RI Armida Alisjahbana mendukung permintaan tersebut. "Jika memang itu kebutuhan mendasar untuk pelaksanaan tupoksi KPU, kami dukung," papar Armida. 

Permintaan KPU tersebut tentu bisa direalisasikan selama masih sesuai dengan kemampuan keuangan negara. Namun, KPU harus lebih bersabar karena Armida menilai proyek tersebut baru akan terlaksana pada pemerintahan mendatang mengingat pemerintahannya akan selesai dalam hitungan bulan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×