kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.663.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

KPK dapat kado cokelat raksasa di Hari Valentine


Jumat, 14 Februari 2014 / 13:14 WIB
KPK dapat kado cokelat raksasa di Hari Valentine
ILUSTRASI. Menteri Sosial Tri Rismaharini (tengah) menyaksikan penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) pengalihan subsidi bahan bakar minyak (BBM) di kantor PT Pos Indonesia, Banda Aceh, Aceh, Rabu (14/9/2022). ANTARA FOTO / Irwansyah Putra/foc.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat kado 'cokelat raksasa' di hari Kasih Sayang atau hari Valentine yang jatuh pada Jumat, 14 Februari 2014 hari ini.

Kado tersebut berasal dari para mahasiswa dari Unisadhuguna Business School Jakarta.

Sekitar 15 mahasiswa USB mendatangi kantor KPK, Jakarta, Jumat (14/2/2014). Sebagian mahasiswa tersebut dibantu petugas keamanan menggotong sebuah benda berbentuk cokelat dengan panjang 2 meter dan selebar 1,5 meter.

Yah, benda tersebut merupakan replika cokelat.

Setelah berbincang hangat, para mahasiswa tersebut menyerahkan replika cokelat raksasa itu kepada pihak humas KPK.

Koordinator mahasiswa, Joddy Caprinata mengatakan, pemberian replika cokelat raksasa di Hari Valentine ini sebagai bentuk rasa sayang dan kepercayaan mahasiswa dan masyarakat kepada KPK.

"Dan dengan cokelat ini, kami mengharapkan KPK makin semangat dalam memberantas dan mencegah korupsi di Indonesia," kata Joddy.

Joddy juga mengajak para mahasiswa dan anak muda umumnya, untuk menjauhi praktik korupsi dari hal-hal yang lebih kecil di lingkungan masing-masing.

"Replika cokelat ini dibuat oleh anak-anak BEM dan dibantu mahasiswa di kampus. Ini terbuat dari bahan kayu dan polystyrene foam (gabus), dibuat dalam dua hari, sampai menginap dan begadang di kampus," ujarnya. (Abdul Qodir)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×