kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

KPK: Andi belum perlu ditahan


Jumat, 11 Oktober 2013 / 19:42 WIB
ILUSTRASI. Daun ganja.


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johan Budi menyatakan, pihaknya belum perlu menahan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Alfian Mallarangeng.

"Penyidik belum memerlukan penahanan," ujar Johan dalam jumpa pers dengan wartawan di Kantor KPK, Jakarta, Jumat (11/10).

Meski demikian, lanjut Johan, penyidik KPK akan melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap Andi. Namun, Johan pun belum bisa memastikan waktu pemeriksaan lanjutan Andi.

Menurutnya, penahanan tersangka KPK merupakan kewenangan penyidik. Selain itu, Johan membantah adanya usaha memperlambat penyidikan pidana korupsi proyek di di Hambalang.

"Karena dalam penyidikan, tim penyidik sering kali menemukan fakta atau informasi baru baik berdasarkan pengakuan saksi-saksi maupun bukti-bukti yang didapat oleh penyidik," tambah Johan.

Selain itu menurut Johan, informasi terbaru itu bisa digunakan untuk mengembangkan kasus tersebut. Hari ini, Andi memenuhi panggilan KPK untuk diperiksa sebagai tersangka proyek Olahraga Hambalang.

Andi ditetapkan sebagai tersangka pada tanggal 6 Desember 2012. Mantan politisi Partai Demokrat itu diduga melakukan perbuatan melawan hukum dan penyalahgunaan wewenang yang menguntungkan diri sendiri atau pihak lain, namun justru merugikan keuangan negara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×