kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Konsumsi Rumah Tangga Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi 2022


Senin, 06 Februari 2023 / 12:53 WIB
ILUSTRASI. Motor penggerak alias sumber pertumbuhan ekonomi Indonesia di sepanjang tahun lalu adalah konsumsi rumah tangga.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pertumbuhan ekonomi Indonesia di sepanjang tahun 2022 sebesar 5,31%. 

Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan, motor penggerak alias sumber pertumbuhan ekonomi Indonesia di sepanjang tahun lalu adalah konsumsi rumah tangga. 

"Sumber pertumbuhan ekonomi menurut pengeluaran pada tahun 2022 adalah konsumsi rumah tangga," tutur Margo dalam konferensi pers pertumbuhan ekonomi 2022, Senin (6/2) di Jakarta. 

Dengan pertumbuhan sebesar 4,93%, konsumsi rumah tangga menyumbang 51,87% dari total produk domestik bruto (PDB) di sepanjang tahun lalu. 

Baca Juga: Ekonomi Indonesia 2022 Diprediksi Tumbuh di Atas 5%, Hampir Seluruh Komponen Menopang

Selain konsumsi rumah tangga, pembentukan modal tetap bruto (PMTB) atau investasi juga turut menyumbang pertumbuhan ekonomi, dengan sumbangan besar. 

Komponen ini terpantau tumbuh 3,87% secara tahunan dengan kontribusi pada PDB tahun 2022 sebesar 29,08%. 

Kinerja ekspor juga turut menyumbang PDB pada tahun 2022. Ekspor Indonesia di sepanjang tahun lalu. tumbuh 16,28% secara tahunan dengan sumbangan pada PDB sebesar 24,49%. 

Baca Juga: BPS Catat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2022 Capai 5,31%

Sementara itu, konsumsi pemerintah juga turut menyumbang PDB pada tahun 2022. Namun, konsumsi pemeirntah mencatat penurunan pertumbuhan sebesar 4,51% secara tahunan. 

Dengan kondisi ini, komponen konsumsi pemerintah menjadi satu-satunya komponen pengeluaran PDB yang mengalami kontraksi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×