kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.130   16,00   0,09%
  • IDX 7.500   41,69   0,56%
  • KOMPAS100 1.037   8,08   0,79%
  • LQ45 746   -0,12   -0,02%
  • ISSI 272   3,24   1,21%
  • IDX30 399   -1,25   -0,31%
  • IDXHIDIV20 486   -4,46   -0,91%
  • IDX80 116   0,59   0,51%
  • IDXV30 135   0,10   0,08%
  • IDXQ30 128   -1,20   -0,93%

Komisi VII DPR akan berkunjung ke Amerika Serikat dan Jerman


Selasa, 09 November 2010 / 17:11 WIB
ILUSTRASI. Katana Bento


Reporter: Adi Wikanto, | Editor: Edy Can

JAKARTA. Meski mendapat kritikan yang bertubi-tubi, anggota DPR tetap melakukan kunjungan kerja ke luar negeri. Rencananya, Komisi VII DPR akan bertandang ke Amerika Serikat dan Jerman pada Desember mendatang selama sepekan.

Anggota Komisi VII DPR Milton Pakpahan bilang, kunjungan sudah diajukan ke pimpinan DPR sejak sebulan yang lalu dan sudah memperoleh izinnya. "Kunjungan kerja itu untuk mendapatkan masukan rancangan undang-undang (RUU) geospasial," tambah Milton, Kamis (9/11).

Namun, dia memperkirakan banyak anggota DPR yang tidak akan mengikuti kunjungan kerja tersebut. Penyebabnya karena adanya larangan dari sejumlah partai politik untuk melakukan kerja ke luar negeri. "Saya juga tidak akan berangkat," kata wakil rakyat dari Partai Demokrat.

Anggota Komisi VII dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohammad Sohibul Iman juga mengaku tidak akan berangkat meskipun fraksinya tidak mengeluarkan larangan. "Karena masih dalam suasana keprihatinan," kata Sohibul.

Asal tahu saja, RUU Geospasial ini merupakan aturan baru di Indonesia. RUU itu untuk mengatur tentang batas wilayah Indonesia. Untuk membahas RUU itu, Komisi VII sudah membentuk panitia kerja.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×