kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Anggota DPR lebih memilih ke Mekkah ketimbang daerah bencana


Senin, 08 November 2010 / 14:01 WIB
ILUSTRASI. Gubernur BI Perry Warjiyo bersama Deputi Gubernur Sugeng


Reporter: Lamgiat Siringoringo | Editor: Edy Can

JAKARTA. Anggota Komisi VIII DPR lebih memilih pergi ke Mekkah, Arab Saudi, dibandingkan dengan memantau bencana alam Gunung Merapi. Tercatat, ada 24 anggota DPR yang akan menyambangi Mekkah untuk melakukan pengawasan pelaksanaan ibadah haji.

Hanya ada dua orang anggota Komisi VIII DPR yang memutuskan pergi ke daerah bencana. Ketua Komisi VIII DPR Abdul Kadir Karding mengatakan, jumlah anggota DPR yang berangkat ke Mekkah lebih banyak karena kepergian tim pengawas ini sudah terencana jauh hari sebelum bencana terjadi.

Karding mengatakan, semua akomodasi keberangkatan DPR ke Mekkah ini sudah direncanakan dari awal. Seperti akomodasi penginapan dan transportasi sudah dipesan terlebih dahulu. "Ini bukan jumlahnya. Namun, saya pastikan semua fungsi pengawasan haji dan bencana akan berjalan," ujar Karding, Senin (8/11).

Kepergian anggota Komisi VIII DPR ke Mekkah ini terus menjadi kontroversi. Karena ternyata kepergian tim pengawas ini juga mengikutsertakan istri dan sanak keluarga dari anggota Komisi VIII DPR.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×