kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

PPP ikut melarang kadernya ke luar negeri


Senin, 08 November 2010 / 11:25 WIB
ILUSTRASI. Kurs uang yuan china - dollar as


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Semakin banyak partai politik yang melarang kadernya melakukan kunjungan kerja ke luar negeri. Yang terbaru, Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Partai berlambang Ka'bah ini melarang kadernya melakukan kunjungan ke luar negeri hingga akhir tahun ini. Larangan tersebut menyangkut dengan banyaknya bencana yang terjadi di Indonesia. Ini juga sekaligus menjawab kritikan publik yang menilai anggota DPR tidak peduli dengan kondisi masyarakat. Sebelumnya, partai Golongan Karya, Gerindra dan Partai Amanat Nasional (PAN) melakukan hal yang sama.

Wakil Sekretaris Jenderal DPP PPP, Romahurmuziy bilang, larangan tersebut merupakan instruksi resmi dari DPP. Pelarangan tersebut berlaku sejak Minggu (7/11) kemarin. "Bagi yang sudah merencanakan harus dibatalkan, sedang yang telah kunjungan kerja harus dipercepat," jelas Romahurmuziy, Senin (8/11).

Larangan tersebut berlaku untuk semua jenis kunjungan kerja yang meliputi kegiatan komisi, badan, gugus kerjasama bilateral (GKSB), panitia khusus, hingga panitia kerja. "Dengan larangan ini, kami berharap dana tersebut bisa dialihkan untuk tambahan cadangan risiko fiskal akibat bencana alam," ujar Romahurmuziy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×