kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

Koalisi Merah Putih klaim Demokrat telah bergabung


Jumat, 26 September 2014 / 18:04 WIB
ILUSTRASI. Manfaatkan Promo Mister Aladin Pesta Tamasya Ramadhan dengan Diskon Hotel 25%


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA.  Juru Bicara Koalisi Merah Putih Tantowi Yahya mengklaim Partai Demokrat telah bergabung dalam barisan partai Koalisi Merah Putih. Menurut Tantowi, banyak isyarat yang sudah ditunjukkan tentang keberpihakan Partai Demokrat pada Koalisi Merah Putih.

Tantowi menjelaskan, isyarat yang nampak adalah bertebarannya simbol Partai Demokrat di acara pembekalan calon anggota DPR terpilih dari partai Koalisi Merah Putih, di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (26/9).

Perwakilan Partai Demokrat tak ada yang hadir di acara itu, tapi Tantowi menilai keberadaan Partai Demokrat di Koalisi Merah Putih sudah tak terbantahkan.

"Demokrat tidak hadir kan karena sibuk. Semuanya sudah terjawab, Demokrat bersama kami," kata Tantowi, di Hotel Sultan, Jakarta.

Ketua DPP Partai Golkar itu melanjutkan, bukti besar dari bergabungnya Partai Demokrat ke Koalisi Merah Putih adalah sikap yang ditunjukkan Fraksi Demokrat saat sidang paripurna pengesahan RUU Pilkada di DPR. Bagi Tantowi, sikap Demokrat itu lebih penting ketimbang janji ucapan tanpa bukti.

"Kebersamaan itu tidak selalu harus diungkapkan secara verbal, apalagi dalam politik. Bahasa isyarat itu kadang-kadang jauh lebih kuat dari ucapan, RUU Pilkada salah satunya," ujar Tantowi.

Seperti diketahui, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan partainya berada di luar Koalisi Merah Putih dan juga di luar partai pendukung pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. SBY membawa Demokrat netral dan memposisikan diri sebagai pihak penyeimbang. (Indra Akuntono)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×