kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kini, PNS Pemprov DKI wajib punguti sampah


Jumat, 26 Desember 2014 / 11:47 WIB
ILUSTRASI. Baru Cobain Threads? Cara Menonaktifkan Profil Agar Akun Instagram Tidak Hilang


Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Gubernur DKI Jakarta Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama menerbitkan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 169 Tahun 2014 tentang Gerakan Pungut Sampah. Program ini untuk menggerakkan para pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemprov DKI agar memungut sampah yang ada di lingkungannya dan mengajak serta warga untuk berpartisipasi. 

Gerakan pungut sampah akan dilaksanakan rutin setiap hari Jumat, mulai pukul 06.30 hingga 07.00. Peraturan ini berlaku sejak Gubernur Basuki menandatangani Ingub tersebut, yaitu pada 23 Desember 2014 lalu.

Dalam peraturan itu, Basuki mengimbau kepada Kepala Badan, Wali Kota, Kepala Dinas, Bupati Kepulauan Seribu, Direktur RSUD, Kepala Satpol PP, Direktur Utama BUMD, Kepala Suku Dinas, Camat, Lurah. 

Kepala Sekolah SD, Kepala Sekolah SMP, Kepala Sekolah SMA, Kepala Sekolah SMK, dan Ketua Tim Penggerak PKK DKI Jakarta untuk mengarahkan anak buahnya menjalankan instruksi ini tiap hari Jumat.

Masih dalam peraturan itu, Basuki mengimbau Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Saptastri Ediningtyas bersama Wali Kota dan Bupati untuk memobilisasi kendaraan pengangkut sampah dan personel Dinas Kebersihan. 

Selanjutnya, Kepala Dinas Kebersihan melaporkan kegiatan ini secara rutin kepada Gubernur melalui Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Saefullah.  (Kurnia Sari Aziza)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×